Investasi Pengadaan Tanah Jalan Tol Trans Sumatera Di Wilayah Provinsi Jambi Capai 1,2 Triliun

  • Whatsapp

JAMBI – Rencana pembangunan jalan tol Trans Sumatera di Wilayah Provinsi Jambi, kini dalam proses pengukuran tanah dan pendataan tegakan termasuk dalam tanah untuk pembangunan jalan tol.

“Penetapan lokasi pembangunan jalan tol Jambi-Rengat dan proses pengukuran bidang tanah telah dilaksanakan,” kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pengadaan Tanah Jalan Tol Trans Sumatera Wilayah II Sumatera,Tendi Hardianto, Kamis (25/2/2021).

Masih kata Kasatker Pengadaan Tanah Jalan Tol Trans Sumatera, Tendi Hardianto, berdasarkan dokumen perencanaan secara keseluruhan nilai investasi pengadaan tanah jalan tol Trans Sumatera di Wilayah Provinsi Jambi mencapai Rp.1,2 triliun.

“Jalan tersebut terdiri dua ruas yaitu Tol Jambi-Rengat dan Tempino – Jambi melewati tiga kabupaten, diantaranya Kabupaten Batanghari,Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkapnya.

Sambungnya, sesudah melakukan pengukuran bidang tanah dan pendataan tegakkan tanah baik yang berada di atas permukaan tanah maupun yang berada dibawah permukaan tanah maka tahap selanjutnya ialah melakukan penilaian oleh kantor jasa penilaian publik atau Aprecial guna menentukan nilai tanah per meter persegi. Dengan begitu baru dapat diketahui berapa nilai ganti untung tanah bagi pembangunan jalan tol.

Bersamaan, Manajer pengadaan tanah PT Hutama Karya, Hendra M menyampaikan hasil identifikasi lokasi pembangunan jalan tol di Wilayah Provinsi Jambi terdiri dari tanah rawa, perkebunan dan kawasan hutan.

“Dan dari semuanya itu didominasi kawasan perkebunan,” katanya.

Hendra M menambahkan, pembangunan fisik jalan tol di wilayah Provinsi Jambi telah mulai melaksanakan pembebasan lahan atau tanah sekitar 30 persen.

“Pembebasan lahan atau tanah telah mencapai 30 persen karena itu konstruksi pembangunan fisiknya sudah dapat dilaksanakan,” terangnya.

Lanjutnya, untuk saat ini konstruksi pembangunan jalan tol Trans Sumatera di Wilayah Provinsi Jambi masih dalam tahap proses pendesaian.

“Rencananya, di perbatasan Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi akan dibangun terowongan harimau,” tutup Hendra.

Reporter : Harvery
Editor : Firman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan