Untuk itu marilah bersama-sama kita menjaga ketaatan kepada Allah subhanahu wata’ala dengan melaksanakan semua perintah dan menjauhi semua larangan-Nya!
Marilah senantiasa kita jaga diri kita agar tidak terjerumus kepada hawa nafsu yang melalaikan!
Marilah bersama-sama kita kerahkan segala daya upaya untuk membekali diri demi kebaikan dunia dan akhirat kita!
Dan marilah kita kembali keharibaan Allah Ta’ala sembari menundukkan diri, menangisi dosa-dosa dan kesalahan diri dengan bertobat kepada Dzat Yang Maha Penerima Tobat.
Di akhir perjumpaan ini ust Sadam berpesan untuk kita renungkan bahwa usia serta kondisi kesehatan tidak akan pernah bisa menjadi suatu patokan atas datangnya kematian. Sehingga kita sebagai umat muslim layaknya harus senantiasa mempersiapkan diri ketika waktu itu datang.
Tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan diusahakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Demikian berjumpaan kita bersama ust. Sadam. Semoga Allah memudahkan kita dalam meraih husnnul khatimah di helaan terakhir nafas kehidupan. Amin ya Rabbal ‘Alamin.
Pewarta: A. Erolflin
Editor ; Firman














