JAMBI, Beritategas.com – Pembaca yang budiman, sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa shalat merupakan ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Selain sebagai penunjuk ketakwaan, shalat yang kita lakukan juga berfungsi sebagai tiang dari agama Islam.
Berulang kali Allah mengingatkan kepada kita tentang besarnya pahala dan janji kenikmatan surga yang akan diberikan kepada umat Islam yang konsisten melaksanakan shalat. Di sisi lain, Allah juga memberikan ancaman yang sangat tegas bagi mereka yang meninggalkan shalat.
Meninggalkan shalat fardhu secara sengaja adalah dosa besar yang dikategorikan sebagai tindakan kekufuran, sebagaimana ditegaskan dalam hadits bahwa pembatas antara seorang muslim dan syirik adalah meninggalkan shalat. Ancaman yang diterima meliputi azab di dunia, kubur, hingga akhirat.
Ma’asyiral muslimīn rahimakumullāh, Alhamdulilah hari ini Jumat, 17 April 2026, bertepatan dengan 28 Syawal 1447 Hijriah kembali kami hadir kehadapan bapak/ibu dalam kajian Islam penuh keberkahan dengan mengangkat tema “Ancaman Bagi yang Meninggalkan Shalat Fardhu”, yang disampaikan oleh ustad Sadam Husen sarjana syariah.
Pertama-tama dan utama ust. Sadam mengajak marilah kita untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan melakukan semua kewajiban dan meninggalkan seluruh yang diharamkan.
Shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi akhir zaman, suri tauladan kita, Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW), yang akan terus meningkatkan komitmen kita untuk taat menjalankan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) dan Rasul-Nya serta menjauhi segenap larangan-larangannya.
Maasyirol muslimin Rahimakumullah
Suatu kesyukuran yang amat besar yang selalu kita kumandangkan kepada Allah. Bahkan yang selalu harus kita ingat bahwa dengan Allah masih memberikan kesempatan kepada kita hidup.
Dengan Allah masih memberikan kesempatan kita untuk beribadah kepadanya, maka itulah sebesar besarnya nikmat yang Allah berikan kepada Kita, sebagai orang yang beriman kita memiliki keyakinan yang besar bahwa dunia ini hanyalah tempat kita untuk memperbanyak amal kita, tempat dimana kita harus ingat bahwa tujuan akhir kehidupan kita bukan dunia ini melainkan di akhirat kelak.
Maka ust. Sadam mengingat kita semua jangan sampai kita rela menggadaikan iman kita. Kita rela menggadaikan akidah kita hanya untuk persoalan Dunia.














