JAMBI, Beritategas.com – Setiap tarikan napas kita hari ini adalah langkah menuju pintu yang sama. Seringkali kita sibuk membangun rumah di dunia, namun lupa mempersiapkan tempat tinggal yang abadi. Untuk menata kembali niat dan memperhalus rasa, mari kita simak renungan tentang perjalanan akhir hayat yang akan dipandu oleh Ustaz Saddam Husen.
Pertama-tama ust. Sadam berpesan kepada kita semua untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa. Baik ketika sedang dalam kondisi lapang, terlebih ketika dalam kondisi sempit. Yakni dengan melazimi segala bentuk ketaatan dan menjauhi segala bentuk larangan yang telah Allah tetapkan dalam syariat Islam. Juga, dengan banyak-banyak merenung dan mengingat kematian.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Dikesempatan Jumat 1 Mei 2026/ 14 Dzulkaidah 1447H kajian kita bersama ust. Sadam mengakngkat tema tentang “Renungan Mengingat Kematian”.
Kematian selayak tamu yang pasti datang kepada setiap makhluk yang bernyawa. Tamu yang tidak pandang bulu. Tamu yang pasti datang tanpa diundang. Tamu yang akan hadir tanpa harus dipersilahkan.
Kematian selayaknya tamu yang bisa menghilangkan segala macam kenikmatan dan kelezatan. Tamu yang bisa mencerai-beraikan. Tamu yang bisa menjadikan anak menjadi yatim, atau istri menjadi janda atau suami menjadi duda.
Hampir setiap hari kita melihat jenazah atau mendengar berita kematian. Beberapa waktu lalu telah terjadi tabrakan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) malam. Tabrakan dua kereta tersebut telah mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan lebih dari 80 orang terluka, per Kamis (30/04-2026).
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Siapa menyangka akan terjadi musibah yang demikian. Namun terkadang kita masih lalai. Lupa diri seakan-akan kita tidak pernah akan dihampiri oleh kematian. Merasa seakan-akan senantiasa abadi.
Alangkah baiknya sejenak kita merenung mengingat kematian melalui untaian nasehat Imam Syafi’i dalam syairnya,
تَزَوَّدْ مِنَ التَّقْوَى فَإِنَّكَ لَا تَدْرِي … إِذَا جَنَّ لَيْلٌ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ
Berbekallah dengan takwa sesungguhnya engkau tak mengetahui … Jika malam telah gelap, apakah engkau kan tetap hidup hingga waktu fajar














