PTM Jenjang SD Se-Kecamatan Kumpe Ulu, Prioritaskan Prokes Dan Taati SE Disdikbud

  • Whatsapp

MUARO JAMBI – Segenap siswa dan orang tua murid merasa senang atas dilaksanakannya pembelajaran tatap muka(PTM) kembali di sekolah.

Pasalnya, selama ini mereka selaku orang tua siswa mengalami kesulitan dalam mendampingi sang anak ketika belajar melalui daring bahkan juga beberapa permasalahan seperti tidak memiliki hp android ditambah lagi dengan tidak adanya kuota serta kendala jaringan sinyal di beberapa lokasi.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Siti Maryam (39) dan Tukijo (50), orang tua siswa di SDN 84/IX Desa Kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Hal senada juga disampaikan oleh orang tua siswa di SDN 24 Desa Rawa Pudak, SD N 144 Desa Solok, SD N 61 Desa Kasang Pudak,SD N 76 Desa Kasang Kumpeh kepada beritategas.com Rabu (3/3/2021).

Bersamaan, segenap Kepala Sekolah jenjang SD mengatakan, kita bersikap kooperatif dan selalu koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi.

“Alhamdulillah, Surat Edaran PTM nya juga sudah ada yaitu Nomor : 420/01/Disdikbud/2021 ,tertanggal Sengeti,19 Februari 2021 dan siap kita laksanakan sesuai dengan SOP dan Tetap memprioritaskan protokol kesehatan,” sebut Ali, Kepala Sekolah SD N 84/IX Desa Kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpe Ulu.

Masih kata Kepala Sekolah SD N 84/IX, dalam hal ini selaku pihak sekolah kami sangat menekankan dan meminta agar PTM dapat berlangsung dengan baik oleh karenanya selaku pihak orang tua murid harus menaati apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan berdasarkan surat edaran PTM agar orang tua mematuhi protokol kesehatan baik diri mereka maupun putera-puterinya.

Sambungnya, tak hanya itu, orang tua siswa juga dilarang keras memasuki kawasan lingkungan sekolah ketika mengantar putera maupun puterinya.

“Yang diizinkan ialah orang tua siswa hanya boleh mengantar putera-puterinya pada batas ambang gerbang pintu sekolah,” terangnya.

Lanjutnya, sementara fasilitas dalam perketatan protokol kesehatan yaitu thermogun (pengukur suhu tubuh), sabun cair, tempat cuci tangan dengan air mengalir sedangkan prosedur protokol kesehatan di kawasan lingkungan sekolah, diwajibkan mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, menjaga jarak dalam kelas maupun ketika berada di kawasan lingkungan sekolah, dan tidak berkerumun telah kita laksanakan dengan seketat-ketatnya.

“Kita berharap, semoga siswa-siswi sehat selalu juga guru dan PTM dapat tetap berlangsung sehingga siswa-siswi dapat mengejar ketinggalan pelajaran dan kembali dapat berprestasi,” tutupnya.

Reporter : Harvery
Editor : Firman

Pos terkait

banner 300600banner 300600

Tinggalkan Balasan