OGAN ILIR, Beritategas.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM) menggelar Operasi Pasar Murah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Kandis, Selasa (3/3/2026). Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras per karung dan minyak goreng kemasan 1 kilogram dengan harga di bawah pasaran.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat. Setiap desa mendapatkan alokasi sebanyak 10 paket untuk warga yang berhak menerima.
Adapun isi paket bantuan sosial tersebut terdiri dari dua kaleng susu kental manis, minyak goreng kemasan dua liter, gula pasir kemasan dua kilogram, serta tepung terigu kemasan dua kilogram. Total harga normal paket tersebut sebesar Rp124.000, namun masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp89.000 per paket komoditas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Ogan Ilir, Rini Agustina, mengatakan kegiatan pasar murah ini dilaksanakan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas dan kondusivitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama 10 hari di bulan Ramadhan, mulai 3 Maret hingga 14 Maret 2026, dan dilaksanakan di 16 kecamatan se-Kabupaten Ogan Ilir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total paket sembako yang disediakan sebanyak 2.092 paket, dengan rincian masing-masing kecamatan memperoleh 152 paket.
Sementara itu, Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murah ini dilaksanakan secara serentak di 16 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir. Pada hari pertama, kegiatan dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Kandis.
“Kita melaksanakan pasar murah dengan harga yang telah disubsidi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan hingga menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Menjelang bulan puasa dan Idul Fitri biasanya terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok. Melalui operasi pasar ini, kita berharap dapat menekan laju inflasi serta meringankan beban masyarakat agar tidak terbebani harga yang tinggi,” pungkasnya.
Pewarta: Dian Rahmadani
Editor : Firman














