UPA BK UNJA Gelar Seminar Pendidikan, Tekankan Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online

JAMBI, Beritategas.com – Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Seminar Pendidikan dengan mengusung tema “Sinergi UPA BK, OJK, dan Aparat Penegak Hukum Dalam Pencegahan Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal di Kalangan Mahasiswa”, yang berlangsung di Ruang Auditorium lantai 1 Gedung UNIFAC, pada Senin (03/11/2025).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala UPA BK UNJA, M. Ferdiansyah, M.Pd., Kons., Ketua OJK Jambi, Yan Iswara Rosa, S.Ak., Koordinator Program Studi BK UNJA sekaligus Ketua Pelaksana Seminar Pendidikan, Muhammad Zulfikar, M.Pd., Para Dosen di lingkungan BK UNJA, para narasumber yang berdedikasi dan memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman terkait tema seminar, yaitu Iptu Yoska Panca Putra, M.Pd., dari Polda Jambi dan Widhinta Cansereza dari OJK Provinsi Jambi, serta peserta Seminar Pendidikan yang terdiri dari Mahasiswa di lingkungan UNJA.

Bacaan Lainnya

Kepala UPA BK UNJA, M. Ferdiansyah, M.Pd., Kons., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus judi online dan pinjaman online yang sudah berdampak luas, bahkan menimbulkan tragedi kemanusiaan.

“Kegiatan ini merupakan respons terhadap situasi yang mendesak. Baru-baru ini, publik dikejutkan oleh kasus bunuh diri seorang kurir yang meninggalkan surat wasiat berisi permohonan pelunasan utang. Peristiwa tersebut menjadi indikasi kuat bahwa dampak dari judi online dan pinjaman online sudah sangat masif. Jika sebelumnya kita mengenal kejahatan luar biasa mencakup narkotika, terorisme, dan korupsi, maka saat ini judi online patut dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa karena efek yang ditimbulkannya begitu luas dan menyentuh berbagai sektor. Menyadari hal itu, UPA BK berupaya mengambil peran nyata melalui kegiatan yang berdampak langsung kepada mahasiswa, salah satunya melalui penyelenggaraan kegiatan ini.” ujar M. Ferdiansyah.

Ketua OJK Jambi, Yan Iswara Rosa, S.Ak., menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan estafet pembangunan bangsa. Beliau juga menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi maraknya aktivitas keuangan ilegal yang merugikan masyarakat.

“Saya berharap semangat teman-teman Mahasiswa di sini tidak pernah padam, karena kalian yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa. Jika kalian tidak siap, maka kita akan dilindas oleh zaman itu sendiri. Saat ini, OJK bersama kepolisian telah menghitung total kerugian masyarakat akibat aktivitas ilegal yang mencapai Rp142 triliun. Akses-akses ilegal ini ketika salah satu ditutup, seribu lainnya akan muncul. Maka dari itu, salah satu langkah yang kami tempuh adalah edukasi dan literasi secara masif, agar masyarakat memahami mana aktivitas yang ilegal dan mana yang resmi. Namun, kami tidak bisa bergerak sendiri. Kami perlu berkolaborasi dengan kepolisian, kampus, dan berbagai pihak lainnya. Karena teman-teman civitas akademika inilah yang akan menjadi penyambung estafet pergerakan bangsa ke depan.” tutur Yan Iswara.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih waspada dan memahami bahaya judi online dan pinjaman online, serta menjadi agen perubahan dalam mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat di kalangan masyarakat.

Kunjungi : www.unja.ac.id.

Pewarta: A.Erolflin
Editor: Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses