Iswandi Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Hukum UNJA, Usung Gagasan Baru soal Independensi Hakim

JAMBI, Beritategas.com – Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (UNJA) menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum, Selasa (14/7/2026). Iswandi, S.H., M.H., dosen tetap Program Studi Ilmu Hukum FH UNJA, dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar doktor ilmu hukum usai menjalani sidang tersebut. Sidang berlangsung pukul di Ruang Prof. Dr. Bahder Johan Nasution, S.H., M.Hum., Kampus UNJA Telanaipura.

Di hadapan tim penguji, Iswandi memaparkan disertasi berjudul “Prinsip Independen dan Imparsial Kekuasaan Kehakiman dalam Perspektif Hukum Ketatanegaraan.”

Bacaan Lainnya

Judul ini menyentuh salah satu isu klasik sekaligus tak pernah kehilangan relevansinya dalam kajian hukum tata negara: bagaimana kekuasaan kehakiman bisa benar-benar bebas dari campur tangan pihak lain saat memutus perkara, dan bagaimana prinsip itu dijaga dalam praktik peradilan di Indonesia.

Menurut Iswandi, pemilihan topik ini berangkat dari keresahan akademik sekaligus realitas yang ia amati di lapangan. Selama ini, independensi peradilan kerap dimaknai sebatas independensi struktural, yakni bebasnya lembaga peradilan dari intervensi eksekutif atau legislatif. Padahal, ada satu dimensi lain yang menurutnya tak kalah penting: independensi fungsional dan imparsialitas kognitif hakim itu sendiri.

“Intervensi modern tidak lagi selalu berwujud perintah fisik atau tekanan jabatan, melainkan bias kognitif, opini publik yang masif, hingga benturan kepentingan yang halus,” ujar Iswandi.

Dari titik itulah disertasi ini menawarkan rekonstruksi model independensi dan imparsialitas kekuasaan kehakiman berbasis pendekatan kognitif-fungsional.

Iswandi menegaskan, jaminan konstitusional yang ada saat ini belum cukup melindungi hakim dari intervensi nonfisik seperti trial by press atau bias psikologis-politis. Karena itu, ia merumuskan parameter baru untuk menjaga independensi fungsional hakim, agar sistem peradilan Indonesia tak hanya merdeka secara kelembagaan, tapi juga benar-benar objektif dalam setiap putusannya.

Sidang dipimpin oleh Dr. Hartati, S.H., M.H., selaku Ketua Sidang yang juga menjabat sebagai Dekan FH UNJA, didampingi Prof. Dr. Meri Yarni, S.H., M.Hum., sebagai Sekretaris Sidang.

Sementara itu, disertasi Iswandi diuji oleh Prof. Dr. Febrian, S.H., M.S. selaku Penguji Utama/Penguji Eksternal, bersama Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H. sebagai Penguji. Adapun proses penelitian dan penulisan disertasi ini dibimbing langsung oleh Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H. selaku Promotor, didampingi Prof. Dr. A. Zarkasi, S.H., M.Hum. sebagai Co-Promotor.

Dengan kelulusan ini, Iswandi resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum, menambah jumlah dosen bergelar doktor di Program Studi Ilmu Hukum FH UNJA.

Iswandi tercatat sudah mengabdi sebagai dosen di FH UNJA sejak 2005 dan kini menyandang jabatan fungsional Lektor merangkap Kepala Laboratorium Ilmu Hukum.

Baik gelar sarjana maupun magisternya juga ditempuh di Universitas Jambi, sehingga sidang promosi doktor ini sekaligus menjadi puncak jenjang pendidikannya di kampus tempatnya mengabdi selama lebih dari dua dekade.

Kepada mahasiswa, ia berpesan agar tidak terjebak menjadi “tukang hafal pasal”, melainkan berani menjadi yuris yang kritis dan melihat hukum dari cara ia bekerja di tengah masyarakat, bukan sekadar apa yang tertulis di atas kertas.

Ia menyebut potret hukum adat dan hak-hak masyarakat rentan di Jambi sebagai laboratorium nyata yang masih menanti sentuhan pemikiran kritis generasi muda.

Sementara kepada koleganya sesama dosen muda, Iswandi mengajak untuk terus menjaga integritas akademik dan tidak berhenti meneliti serta menulis di tengah cepatnya perkembangan dunia hukum, mulai dari digitalisasi hukum hingga pergeseran sistem ketatanegaraan.

Sidang promosi doktor ini menjadi bagian dari rangkaian upaya FH UNJA dalam mendorong peningkatan kualifikasi akademik para dosennya ke jenjang tertinggi.

Bertambahnya jumlah dosen bergelar doktor diharapkan turut memperkuat kapasitas keilmuan dan riset di lingkungan Program Studi Ilmu Hukum FH UNJA ke depan.

Kunjungi:
UNJA

Pewarta: A.Erolflin
Editor : Firman

banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses