H.Suhadi Pencetus Sejarah Berdirinya Desa Mencolok

  • Whatsapp

TANJUNG JABUNG TIMUR – Berawal dari satu RT (Rukun Tetangga) kini menjadi Desa Mencolok. Pendidikan dan perekonomian warganya pun meningkat drastis.

Sejarah merupakan suatu peristiwa penting yang terjadi di masa lampau dan melibatkan banyak hal seperti orang, tulisan, karya dan lainnya yang benar-benar terjadi hingga menjadi suatu kenyataan yang dapat dilihat, dikenal, dibuktikan dan menjadi suatu pelajaran bagi generasi yang akan datang.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana kisah tentang terwujudnya sebuah Rukun Tetangga hingga menjadi sebuah Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

H.Suhadi, salah seorang tua tengganai yang berdomisili di Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur kepada beritategas.com, Sabtu (28/11/2020) saat dijumpai di kediamannya menuturkan asal muasal Desa Mencolok.

Pada awal mulanya, di tahun 2001 Desa Mencolok yang dikenal sekarang ini merupakan suatu Rukun Tetangga (RT) yakni RT.05 Desa Simpang Kiri, Dusun Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

RT.05 yang berada sekitar 20 kilometer dari Kantor Desa Simpang Kiri ini selalu mengalami kesulitan baik kendala ekonomi maupun bantuan dari pemerintah karena jarak tempuh yang jauh.

“Ketika bantuan tiba sehingga masyarakat cukup merasa sulit menjangkau ke Kantor Desa. Selain biaya juga jarak tempuh yang jauh,” erang H.Suhadi.

Masih kata Suhadi, tidak hanya itu saja, masyarakat RT.05 yang memiliki populasi sebanyak 60-70 kepala keluarga pada tahun 2001 pun kadangkala mendapat tekanan dari pihak perusahaan yang saat itu berada tidak jauh dari kawasan.

“Alasan perusahaan, lokasi tempat kediaman masyarakat tersebut masih termasuk kawasan hutan produksi (HP). Masyarakat tidak dapat berbuat banyak dan merasa tertekan,” ungkapnya.

Berdasarkan landasan inisiatif rasa kemanusiaan, keadilan, dan kepedulian untuk kenyamanan bagi masyarakat, serta kepentingan orang banyak dan khususnya dalam meningkatkan ekonomi itulah menjadi prakarsa H.Suhadi untuk mengambil sikap secara bijaksana melalui langkah birokrasi memperjuangkan masyarakat RT.05 menjadi sebuah desa.

Dikatakan oleh Suhadi, bahwa sebelum dirinya memprakarsai pembentukan RT.05 Mencolok menjadi desa, ada orang lain yang terlebih dahulu.

“Namun, cara yang mereka lakukan adalah melalui jalur yang tidak sesuai dengan aturan dan birokrasi sehingga terjadi keributan,” imbuhnya.

Masih dalam penuturan Suhadi, ketika tiba event Pilkada Kabupaten Tanjung Jabung Timur, salah seorang kandidat yang dikenal oleh H.Suhadi memberikan dukungan kepada masyarakat RT.05 untuk tetap maju.

“Alhasil, kandidat yang maju dalam Pilkada Kabupaten Tanjung Jabung Timur memenangkan Pemilihan Kepala Daerah hingga duduk menjadi seorang bupati,” sebutnya.

Maka pada Tahun 2007, sambung Suhadi, dirinya diminta oleh Bupati Tanjung Jabung Timur, Drs H.Abdullah Hich yang baru 3 bulan dilantik untuk membuat proposal pengajuan pembentukan wilayah baru atau desa.

Selanjutnya,Suhadi pun melengkapi segala persyaratan yang telah ditentukan oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Kemudian, Suhadi pada saat itu didampingi oleh 5 orang dari RT.05 Mencolok yakni Sugiono, Ahmad Saleh, Sibuan, Ahmad Saleh dan Apit menghadap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Setelah selama 4 bulan berjalan, RT.05 Mencolok pun disahkan oleh Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Drs.H.Abdullah Hich menjadi Desa Mencolok dengan peningkatan populasi penduduk mencapai 300 orang Kepala Keluarga dan terdiri dari 3 dusun yakni Dusun Pasir Putih, Dusun Mencolok Darat dan Dusun Mencolok Laut.

“Dan tak lama berselang, bertambah satu dusun lagi pecahan dari Desa Sei Toman yaitu Dusun Sungai Barokah,” kata Suhadi.

Lebih lanjut dikatakan, pada waktu masih RT.05 Mencolok, masyarakatnya hanya tamatan sekolah dasar. Namun kini untuk predikat sarjananya saja sudah ada sekitar 15 orang, dan tak berapa lama lagi akan bertambah 6 orang lagi dari penduduk asli Mencolok.

Di samping itu, perekonomian di Desa mencolok kini meningkat drastis, sangat jauh perubahannya dibandingkan ketika masih menjadi RT.05 Mencolok.

“Nah, itulah sejarah RT.05 Mencolok Desa Simpang Kiri, Kecamatan Mendahara Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang selanjutnya berdiri sendiri menjadi Desa Mencolok yang kita ketahui sekarang ini,” tutupnya.

Reporter : Harvery
Editor : Firman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan