Alasan Umat Islam Harus Memuliakannya

JAMBI, Beritategas.com – Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah. Pembaca Beritategas.com yang dirahmati Allah. Pada kesempatan yang mulia ini Mari kita berkomitmen untuk senantiasa bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan senantiasa berusaha menjalankan seluruh perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah subhanahu wa ta’ala, agar kita menjadi hamba yang beruntung, hamba yang selamat di dunia dan di akhirat.

Mari kita panjatkan puji dan syukur atas rahmat Nya, Allah. Kita berjumpa lagi, Jumat (19/12), Bersama Ustad Sadam Husen dengan judul: “Alasan Umat Islam Harus Memuliakannya”.

Bacaan Lainnya

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah.

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah adalah dengan cara tunduk patuh pada semua ajaran Islam dan mengikutinya dengan penuh ikhlas, mengerjakan semua perintah dan menjauhi semua larangan.

Termasuk dalam hal ini adalah dengan mengagungkan setiap sesuatu yang diagungkan oleh Allah, seperti bulan Rajab yang sebentar lagi kita hendak memasuki bulan yang mulia itu. (Yang insya Allah 1 Rajab 1447 Hijriyah jatuh hari Ahad tanggal 21 Desember2025 M.)

Mengagungkan apa yang diagungkan oleh Allah merupakan salah satu bukti ketakwaan dalam diri umat Islam. Hal ini sebagaimana tertulis dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

Artinya, “Dan barang siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu merupakan sebagian dari ketakwaan hati.” (QS Al-Hajj [22]: 32).

Syekh Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi dalam kitab tafsirnya, Tafsir asy-Sya’rawi, (halaman 608,) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan  شَعَائِرَ اللَّهِ/ syiar syiar Allah pada ayat di atas adalah semua tanda-tanda kebesaran Allah, yang diciptakan untuk hamba-Nya agar bisa mendapatkan pahala ketika memuliakannya.

Oleh karena itu, Rasulullah saw memerintahkan umatnya untuk selalu mengagungkan apa yang diagungkan oleh Allah swt.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam sebuah hadits, nabi bersabda:

فَعَظِّمُوْا مَا عَظَّمَ اللهُ، فَإِنَّمَا تُعَظَّمُ الْأُمُوْرُ بِمَا عَظَّمَهَا اللهُ بِهِ

Artinya, “Maka muliakanlah sesuatu yang dimuliakan oleh Allah. Karena sungguh, keagungan sesuatu,  itu ketika  Allah mengagungkan kepadanya.” (HR Qatadah).

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah. 
Kita sebagai umat Islam, sudah seharusnya tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh Allah di bulan Rajab yang sudah depan mata.

Di bulan itu semua amal ibadah dan kebaikan dilipatgandakan pahalanya, setiap doa akan diterima, dan semua dosa-dosa akan diampuni.

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Kitab Tabyinu al-Ajb bi Ma 
warada fi Syahr Rajb

(تبيين العجب ما ورد في شهر الرجب)

Mencatat salah satu isi khutbah Rasulullah ketika hendak memasuki bulan Rajab.

Dalam khutbahnya, nabi menjelaskan beberapa keagungan yang ada di dalam bulan haram yang satu ini, di antaranya:

شَهْرُ رَجَبَ شَهْرُ الله تُضَاعَفُ فِيْهِ الْحَسَنَاتُ وَتُسْتَجَابُ فِيْهِ الدَّعَوَاتُ وَيُفَرَّجُ عَنْ الْكُرْبَاتِ لَا يُرَدُّ فِيْهِ لِلْمُؤْمِنِيْنَ دَعْوَةٌ فَمَنْ اِكْتَسَبَ فِيْهِ خَيْراً ضُوْعِفَ لَهُ فِيْهِ أَضْعَافاً مُضَاعَفَةً

Artinya, “Bulan Rajab adalah bulan Allah, kebaikan dilipatgandakan di dalamnya, doa-doa diterima, kesusahan dihilangkan, dan tidak ada doa yang tertolak dari orang beriman. Barangsiapa yang melakukan kebaikan di dalamnya, maka (pahalanya) akan dilipatgandakan dengan berlipat-lipat.”

Demikian khutbah Jumat kali ini, Semoga bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, serta bisa menjadi sebab meningkatnya kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin ya Rabbal Alamin.

Pewarta: A. Erolflin
Editor: Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses