150 ASN Dan 27 Pejabat Kota Jambi Di Uji Swab Massal

  • Whatsapp

JAMBI – Pemerintah Kota Jambi laksanakan uji swab pada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Juru bicara Pemerintah Kota Jambi, Abu Bakar di Jambi, Senin (7/12/2020) saat diminta keterangan terkait pelaksanaan Swab terhadap sejumlah pejabat dan ASN di Kota Jambi mengatakan,”masalah uji Swab massal kepada ASN dan Pejabat, sebenarnya telah menjadi program Walikota Jambi. Namun, karena keterbatasan sarana dan prasarana, baru dapat dilaksanakan hari ini,” katanya.

Bacaan Lainnya

Masih kata Abu Bakar, Pemerintah Kota Jambi melaksanakan uji Swab secara massal kepada sejumlah pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Jambi lantaran kedapatan ASN di daerah itu yang terkonfirmasi positive Covid-19,” sebutnya.

Dikatakannya, ASN yang menjalani uji Swab massal di depan Kantor Wali Kota Jambi tersebut didominasi oleh pejabat eselon II, III dan IV, khususnya yang bertugas melayani masyarakat.

“Uji Swab yang dilaksanakan bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada lingkup Pemerintah Kota Jambi,” imbuhnya.

Totalnya ada 177 orang, diantaranya pada Jumat (4/12/2020) lalu sudah diambil sampel uji Swab 27 orang pejabat di Pemkot Jambi dan Senin (7/12/2020) telah diuji Swab kepada 150 ASN.

Ditegaskan oleh Abu Bakar, hasil uji Swab tersebut akan keluar sekira tiga hari ke depan.

Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Jambi, Nur Indrayeti mengatakan, saat sekarang ini telah terdapat sejumlah ASN yang dinyatakan terkonfirmasi positive Covid-19 dan telah menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah.

“Terdapat satu pejabat berinisial A, yang terkonfirmasi positive dan telah menjalani isolasi, untuk tracking sudah dilakukan dan kita berharap rantai penularan dapat segera diputus,” terangnya.

Dilanjutkan oleh Abu Bakar, bahwa ASN di Pemkot Kota Jambi, untuk saat sekarang ini masih melaksanakan pekerjaan di kantor (Work From Office), dan terdapat sebagian dari Sekretariat Daerah (Setda) Kota Jambi yang melaksanakan pekerjaan dari rumah (Work From Home).

“Sebagian masih WFO, dan salah satu bagian di lingkup Setda ada yang WFH. Untuk keputusan selanjutnya, masih menunggu hasil uji Swab yang telah dilaksanakan,” tutup Abu Bakar.

Reporter : Harvery
Editor : Firman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan