Viral! Dugaan Pemerasan Penemu Dompet di Sumberlawang, Polisi Turun Tangan Lakukan Mediasi dan Penyelidikan

SRAGEN
Saat terjadinya klarifikasi. Dok. Humas Polres Sragen.

SRAGEN, Beritategas.com – Video yang viral di media sosial terkait dugaan pemerasan oleh pasangan suami istri penemu dompet terhadap pemiliknya di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, akhirnya ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Sumberlawang. Sebagaimana disampaikan kepada awak media pada Rabu (10/6/2025).

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, S.H., bersama anggota melakukan serangkaian penyelidikan dan klarifikasi terhadap para pihak yang terlibat pada Selasa (9/6/2026). Langkah tersebut dilakukan menyusul beredarnya video di salah satu (1) grup Facebook yang memicu perhatian publik.

Peristiwa bermula pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB saat AB bersama istri dan anaknya berbelanja di minimarket Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang. Setelah selesai berbelanja dan hendak melakukan pembayaran di kasir, AB terkejut karena dompet miliknya tidak lagi berada di tempat semula.

Dompet tersebut diketahui berisi sejumlah dokumen penting dan uang tunai sekitar Rp1.300.000. Setelah melakukan pencarian dan memeriksa rekaman CCTV minimarket, diketahui bahwa dompet tersebut ditemukan oleh pasangan suami-istri penjual siomay, DSS dan S.

Berbekal informasi tersebut, AB kemudian mencari keberadaan pasangan suami-istri itu hingga akhirnya menemukan mereka sedang berjualan di lingkungan MIN 5 Sragen, Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Saat dimintai keterangan mengenai dompet tersebut, pasangan penemu dompet mengakui telah menemukannya. Namun, menurut AB, sempat terjadi perbedaan pendapat terkait uang jasa penemuan. Awalnya disebutkan adanya permintaan imbalan sebesar Rp1.000.000 untuk pengembalian dompet.

Karena tidak memiliki uang sebesar itu, AB menawarkan uang tunai Rp400.000 yang masih tersimpan di dalam dompet ditambah Rp10.000 miliknya sendiri. Namun, menurut keterangan yang diperoleh Polisi, S tetap meminta uang jasa sebesar Rp500.000.

Meski demikian, AB akhirnya memilih mengikhlaskan uang tersebut setelah mengetahui kondisi ekonomi keluarga penjual siomay tersebut, serta kondisi kejiwaan yang dimiliki S. Saat itu, S menyerahkan empat dokumen identitas milik AB berupa KTP, kartu BPJS, kartu karyawan, dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Polsek Sumberlawang melakukan pengecekan lokasi kejadian, mendatangi rumah kedua belah pihak, serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan ketua RT setempat.

Dari hasil klarifikasi, S mengakui menemukan dompet tersebut dan telah menyerahkan sejumlah dokumen identitas kepada pemiliknya. Namun, ia mengaku dompet yang masih disimpannya terjatuh dari atas gerobak siomay saat perjalanan pulang ke rumah sehingga keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Sementara itu, AB membenarkan kronologi kehilangan dompet dan proses pencarian yang dilakukannya. Ia juga mengaku telah menghapus video yang sebelumnya diunggah ke media sosial setelah mengetahui kondisi keluarga penemu dompet dan menyadari persoalan tersebut tidak sepenuhnya seperti yang berkembang di publik.

Hingga saat ini, jajaran Polsek Sumberlawang bersama pemilik dompet masih berupaya melakukan pencarian di sepanjang jalur dari MIN 5 Sragen menuju rumah S. Namun, dompet yang diduga berisi STNK dan sejumlah uang tunai tersebut masih belum ditemukan.

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji, S.H., menyatakan pihaknya terus melakukan langkah-langkah persuasif dan penyelidikan guna memastikan seluruh fakta dalam peristiwa tersebut serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah perhatian masyarakat terhadap kasus yang sempat viral tersebut.

Sumber : Humas Polres Sragen
Editor : Widiyo Prakoso

banner 300x250
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses