SRAGEN, Beritategas.com – Kegiatan santunan anak yatim dilaksanakan di PAY Hidayatullah An Nahl Sragen. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang digagas oleh Jamaah Al Hikam Pendopo SAKU bersama Jamaah Sindrom, My Crazy Home, dan Gerakan Sukowati Mengajar Kabupaten Sragen, Jumat (13/03/2026).
Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, para jamaah menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang berada di lingkungan PAY Hidayatullah An Nahl Sragen.
Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak serta memberikan dukungan moral agar mereka tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan menuntut ilmu.
Zulfikar Mahmud Syah Al Jayati, S.Pd.Gr Perwakilan Jamaah Al Hikam Pendopo SAKU menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim. Selain sebagai bentuk bantuan sosial, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar jamaah serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” jelasnya.
Sementara itu, Ustadz Ratno Perwakilan pengurus PAY Hidayatullah An Nahl Sragen menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.
“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan santunan ini. Semoga kegiatan santunan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Febi Eko Cahyono dari Koordinator Gerakan Sukowati Mengajar mengungkapkan tahapan acara santunan ini.
“Kegiatan ini diawali ice breaking oleh relawan GSM angkatan ke-2 dilanjut dengan berkisah oleh Kak Ani dari Persatuan Pencerita Muslim Indonesia dan ditutup dengan santunan anak yatim. Insya Allah, Part 2 akan diadakan kembali santunan anak yatim di PAY Muhammadiyah Kabupaten Sragen,” ungkapnya.
Terpisah, Anggar Melodica penggagas Gerakan Dakwah Sosial UKARA LIMA menyampaikan, bahwa kegiatan santunan ini adalah akan berlanjut.
“Insya Allah, rangkaian santunan anak yatim ini adalah awal dari gerakan ini. Next, kita akan adakan tour syiar dakwah diantaranya Moco Qur’an, Crito Panguripan, Nembang Akustikan, Sesorah Agama dan Ngopi Jawa,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu sesama terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Sragen.
Pewarta dan Editor:
Widiyo Prakoso
















