Dari Nasi Hangus di Jerman ke Gelar Guru Besar: Prof. Rahmi Dianita Resmi Dikukuhkan di UNJA

JAMBI, Beritategas.com – Prof. Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc. IPM., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Jambi (UNJA) dalam bidang Ilmu Tumbuhan Pakan dan Manajemen Hijauan pada Sidang Terbuka Senat UNJA yang berlangsung di Gedung Balairung Pinang Masak UNJA, Mendalo, pada Selasa (10/02/2026), lalu.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Sinergi Bio-Integrasi Leguminosae Tropis. Optimalisasi Peran Ecosystem Engineer Menuju Kedaulatan Protein Hewani dan Pertanian Regeneratif,” Prof. Rahmi menyoroti pentingnya pengembangan sumber pakan sebagai bagian dari penguatan sektor peternakan.

Bacaan Lainnya

Pengukuhan ini menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan akademik panjang yang ditempuhnya melalui berbagai pendidikan dan penelitian.

Prof. Rahmi berbagi kisah perjuangannya saat menempuh studi di luar negeri, termasuk pengalaman pertama kali tinggal jauh dari keluarga di Jerman.
Ia mengaku proses adaptasi tersebut tidak selalu mudah, terutama saya harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sekaligus menjalani aktivitas akademik secara mandiri.

“Saya pernah sampai menangis saat sudah lapar banget, memasak nasi pakai kompor listrik dan hangus. Jadi makan nasi di bagian yang tidak hangus sambil menangis”, kenangnya.

Baginya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup yang membentuk kemandirian selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa perjalanan akademiknya tidak didorong oleh ambisi yang berlebihan, melainkan oleh konsisten dalam menjalani setiap tahapan.

“Saya menjalani saja prosesnya. Tidak pernah terlalu memaksakan harus mencapai sesuatu, tetapi usaha tetap dimaksimalkan,” ujarnya.

Baca  Tiga Kali Ditolak, Prof Sri Arnita Resmi Jadi Guru Besar UNJA di Bidang Sapi Potong Ramah Lingkungan

Konsistensi itu lanjutnya, diwujudkan melalui komitmen dalam penelitian dan publikasi ilmiah yang berkesinambungan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam dunia akademik.

“Kejujuran adalah hal paling penting dalam perjalanan akademik. Jangan sampai menghalalkan segala cara hanya untuk mencapai jenjang karier,” pesannya.

Prof. Rahmi berharap pengalaman hidup dan perjalanan akademiknya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa maupun dosen muda untuk tetap teguh, konsisten, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam menjalani proses akademik.

Kunjungi: www.unja.ac.id

Pewarta : A.Erolflin
Editor : Firman

banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *