SUKABUMI, Beritategas.com — Dalam upaya memperkuat peran keluarga dan lembaga pendidikan terhadap kelestarian lingkungan, TK Daruttaqwa Foundation menggelar Kegiatan Parenting pada Rabu (21/10/2026) bertempat di Meeting Room Lantai 2 Toserba Selamat Sukabumi.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, para pendidik, serta seluruh orang tua dan wali murid.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an (Wahyu Illahi), sambutan-sambutan, ice breaking, pemaparan materi utama parenting, hingga sosialisasi program kemitraan lingkungan.
Sinergi Sekolah dan Keluarga dalam Pengurangan Sampah
Dalam arahannya, Kepala TK Daruttaqwa Foundation, Delfi Halimatussa’diyah, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua murid. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut nyata atas arahan Pemerintah Kota Sukabumi untuk berpartisipasi aktif dalam pengurangan sampah berbasis sumber.
“Pengurangan sampah harus dimulai dari kebiasaan kecil di rumah tangga. Kami berharap orang tua dan wali murid dapat saling bekerja sama melalui komite sekolah, serta didampingi oleh Perpustakaan Kelurahan Cisarua dalam menggerakkan Bank Sampah Swa-pilah Sekolah,” ujar Delfi di hadapan para peserta parenting.
Ekoliterasi dan Konversi Sampah Jadi Aset
Acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Bank Sampah Swa-Pilah Sekolah yang disampaikan oleh Pengelola Perpustakaan Kelurahan Cisarua, Yusmeli Japar. Dalam paparannya, Yusmeli menyampaikan materi komprehensif mengenai edukasi pemilahan sampah (swa-pilah) dan penguatan karakter anak sejak usia dini melalui pendekatan ekoliterasi.
Yusmeli menjelaskan bahwa gerakan pemilahan sampah anorganik (seperti plastik dan kardus) yang dilakukan secara konsisten dari rumah tidak hanya membantu mengurangi beban sampah kota ke TPA Cikundul, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dikonversi menjadi tabungan aset jangka panjang, seperti koin emas mikro.
“Melalui kolaborasi lintas elemen—mulai dari orang tua, sekolah, perpustakaan, hingga mitra pengolah—kita tidak hanya mengajarkan anak tentang kebersihan, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan kepedulian lingkungan sejak dini,” terang Yusmeli.
Mempererat Silaturahmi Warga Sekolah
Selain sosialisasi lingkungan, pertemuan ini juga diisi dengan sosialisasi program Family Fun Day sebagai agenda kebersamaan yang dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, orang tua, dan guru.
Rangkaian kegiatan parenting kemudian ditutup dengan doa bersama dan komitmen bersama untuk menyukseskan program Bank Sampah Swa-Pilah di TK Daruttaqwa Foundation.






