JAMBI, Beritategas.com – Universitas Jambi (UNJA) kembali melahirkan lulusan berprestasi pada Wisuda Ke-118 bertempat di Gedung Balairung Pinak Masak UNJA Mendalo, pada Selasa, (26/08/2025).
Salah satu wisudawan terbaik yang berhasil meraih predikat Cumlaude adalah Wahyu Nidia Putri, mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UNJA.
Wahyu Nidia Putri berhasil menyelesaikan studi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 hanya dalam waktu 3 tahun 11 bulan, lebih cepat dari masa studi normal. Prestasi gemilang ini menjadikannya salah satu lulusan terbaik pada momen wisuda kali ini.
Lahir di Jambi, 28 Maret 2003, Wahyu Nidia Putri adalah anak dari pasangan Drs. Aidi dan Ibu Nenti. Sejak awal, ia menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menempuh pendidikan di bidang farmasi.
Ia mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya, sebab keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, doa orang tua, serta dukungan dosen dan teman-teman. Baginya, predikat cumlaude bukan sekadar gelar akademik, melainkan apresiasi atas konsistensi dan usaha yang ia jalani selama kuliah. Capaian ini juga menjadi kebanggaan keluarga, sekaligus bukti bahwa semua pengorbanan mereka tidak sia-sia.
Motivasi terbesar Wahyu Nidia Putri adalah membahagiakan orang tua. Ia menyebut doa dan pengorbanan mereka sebagai kekuatan terbesar yang membuatnya mampu bertahan hingga akhirnya lulus dengan hasil membanggakan. Sosok ayah, khususnya, menjadi teladan yang selalu ia ikuti.
“Sejak dulu saya menjadikan orang tua sebagai panutan, dan sosok yang paling banyak saya teladani adalah papa. Papa adalah inspirasi hidup saya. Beliau memberi contoh nyata bagaimana bersikap tangguh, bertanggung jawab, dan tetap rendah hati. Hal itu yang membuat saya selalu ingin meneladani beliau” ujar Wahyu Nidia Putri.
Selama kuliah, Wahyu Nidia Putri terbiasa mengatur waktu dengan membuat prioritas dan jadwal harian, sehingga ia bisa menyeimbangkan kuliah, organisasi, dan kehidupan pribadi tanpa mengorbankan salah satunya. Ia juga memiliki kebiasaan belajar di waktu tenang, biasanya malam hari, serta selalu membuat catatan kecil agar lebih mudah memahami materi. Baginya, memahami konsep lebih penting daripada sekadar menghafal, dan kebiasaan itu sangat membantu selama perkuliahan.
Meski begitu, perjalanan kuliahnya tidak selalu mulus. Tantangan terbesar yang ia hadapi adalah menjaga motivasi ketika kuliah.
“Bagi saya, tantangan terbesar adalah menjaga motivasi ketika menghadapi rasa jenuh dan kelelahan. Ada saat-saat di mana saya merasa putus asa, terutama ketika tugas dan penelitian terasa berat. Namun, saya selalu mengingat doa dan pengorbanan orang tua, itulah yang membuat saya kembali bersemangat untuk menyelesaikan semuanya,” ungkapnya.
Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah saat menjalani penelitian akhir. Proses tersebut penuh tantangan, mulai dari mencari referensi hingga menghadapi hasil yang tidak sesuai harapan. Namun, dari situ ia belajar arti ketekunan, kesabaran, dan pentingnya berpikir kritis. Untuk menjaga semangat belajar, ia bahkan menerapkan cara sederhana dengan memberi reward kecil kepada dirinya sendiri setiap kali berhasil mencapai target, seperti menonton film, membeli makanan favorit, atau sekadar beristirahat sejenak.
Prestasi cumlaude yang diraihnya tidak hanya membahagiakan dirinya, tetapi juga membuat keluarga merasa bangga dan terharu.
“Perasaan keluarga tentu sangat bahagia dan terharu ketika mengetahui saya lulus dengan predikat cumlaude. Mereka selalu mendukung setiap langkah saya, jadi saat saya berhasil meraih predikat cumlaude, mereka merasa perjuangan bersama ini akhirnya terbayar,” tuturnya.
Ke depan, Wahyu Nidia Putri berencana melanjutkan pendidikan ke tahap profesi apoteker jika kesempatan terbuka. Langkah penting untuk melengkapi ilmu yang sudah diperoleh di bangku kuliah sekaligus menjadi bekal untuk benar-benar siap terjun ke dunia kerja.
Ia juga menitipkan harapan untuk almamater tercinta.
“Harapan saya Universitas Jambi bisa terus jadi kampus yang membanggakan, bukan hanya untuk mahasiswanya, tapi juga untuk masyarakat luas. Untuk pendidikan, semoga semakin banyak ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi dan menemukan potensinya,” pungkasnya.
Wisuda Ke-118 Universitas Jambi menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen kampus dalam mencetak lulusan unggul, berdaya saing tinggi, serta mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat, salah satunya melalui capaian yang ditorehkan oleh Wahyu Nidia Putri.
Kunjungi : www.unja.ac.id.
Pewarta: A.Erolflin
Editor: Firman










