Aksi Nyata Kepemudaan: Gerakan Sukowati Mengajar Kembali Mengabdi, Dorong Peran Pemuda di Pelosok Bumi Sukowati

SRAGEN
Gebyar Malam Pentas Aksara Kita dan Pelepasan Relawan Gerakan Sukowati Mengajar Kabupaten Sragen. Dokumen Widiyo Prakoso.

SRAGEN, Beritategas.com – Gerakan Sukowati Mengajar (GSM) adalah wadah kolaborasi pemuda, pelajar dan mahasiswa asli Kabupaten Sragen, sukses melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “AKSARA KITA, Gerakan Sukowati Mengajar Angkatan 2” yang bertempat di Dukuh Sunggang, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) bulan ditutup dengan Pentas Seni “Aksara Kita” sekaligus acara perpisahan relawan pada Sabtu (03/01/2026) malam. Dimana kegiatan pentas seni ini dihadiri Wardoyo selaku Kepala Desa Sigit, Suprapto selaku Kabid Ideologi Badan Kesbangpol Kabupaten Sragen, relawan Gerakan Sukowati Mengajar dan masyarakat Desa Sigit, Minggu (04/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) bulan ini bertujuan untuk memberikan motivasi belajar, penguatan literasi, serta penanaman karakter bagi anak-anak di salah satu daerah 3T Bumi Sukowati. Selama kegiatan, puluhan relawan muda yang terdiri dari berbagai latar belakang terjun langsung menyatu dengan masyarakat setempat.

Wardoyo selaku Kepala Desa Sigit dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta menyambut baik kehadiran para relawan muda ini. Menurutnya, kehadiran relawan memberikan warna baru dan semangat bagi anak-anak desa.

“Kehadiran anak-anak muda dari Gerakan Sukowati Mengajar sangat menginspirasi. Anak-anak di desa kami menjadi lebih bersemangat. Dimana mereka melihat langsung aksi nyata pemuda Sragen ikut berkontribusi dan peduli dengan desanya,” jelasnya.

Suprapto selaku Kabid Ideologi Badan Kesbangpol Kabupaten Sragen dalam sambutanya menyampaikan bahwa gerakan kepemudaan bangsa Indonesia yang dimotori Budi Utomo membawa dampak pengaruh yang besar.

“Tahun 1908 Gerakan kepemudaan bangsa Indonesia yang dimotori Budi Utomo membawa dampak pengaruh yang besar dalam perjalanan Kemerdekaan bangsa ini. Saya berharap Gerakan Sukowati Mengajar yang berisikan Putra-Putri terbaik Bumi Sukowati dapat menjadi salah satu wadah positif dalam menyambut Generasi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Koordinator Gerakan Sukowati Mengajar Febi Eko Cahyono, S.Pd menyampaikan Gerakan Sukowati Mengajar Kabupaten Sragen kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat pada tahun 2025-2026 dengan menempatkan relawan selama tiga (3) bulan di Dukuh Sunggang, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.

“Program ini berfokus pada bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Pada tahap awal, relawan terlibat langsung dalam kegiatan belajar-mengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD) guna membantu meningkatkan kualitas pembelajaran serta motivasi belajar anak-anak. Setelah kegiatan pendidikan selesai, pengabdian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan yang melibatkan warga setempat. Selama menjalankan program, relawan bermukim dan berkoordinasi di rumah Kepala BPD, Pak Yarto bersama Ibu Ning, yang dijadikan sebagai posko relawan Gerakan Sukowati Mengajar,” ujarnya.

M. Ryan Argovinda, S.E Selaku Sekretaris Gerakan Sukowati Mengajar menambahkan Rangkaian kegiatan ditutup dengan Gebyar Pentas Seni “Aksara Kita” sekaligus acara perpisahan relawan yang dilaksanakan di posko tersebut.

“Rangkaian kegiatan ditutup dengan Gebyar Pentas Seni “Aksara Kita” sekaligus acara perpisahan relawan. Kegiatan penutup ini menjadi simbol kebersamaan, apresiasi, serta harapan agar semangat belajar dan kepedulian sosial yang telah ditanamkan dapat terus berlanjut di tengah masyarakat Dukuh Sunggang,” tambahnya.

Senada disampaikan Chodri Mustaqim, M.Pd selaku Dewan Penasehat Gerakan Sukowati Mengajar bahwa gerakan ini muncul atas keresahan dalam menyambut bonus demografi.

“Gerakan ini muncul atas keresahan kami temen-temen GSM dalam menyambut bonus demografi dan pengabdian masyarakat relawan Gerakan Sukowati Mengajar ini salah satu cara kami Pemuda Pemudi Bumi Sukowati dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ditemui terpisah, Zulfikar Mahmud Syah Al Jayati, S.Pd.Gr salah satu pendiri Gerakan Sukowati Mengajar menyampaikan syukur Gerakan Sukowati Mengajar telah berusia lebih dari 2 tahun.

“Alhamdulillah, Gerakan Sukowati Mengajar ini telah berusia 2 tahun dan kami memiliki legalitas lengkap selain terdaftar di Kebangpol Kabupaten Sragen kami juga Perkumpulan resmi Berbadan Hukum. Dengan semangat Mengabdi untuk menginspirasi, Gerakan Sukowati Mengajar berharap aksi ini dapat memicu munculnya gerakan-gerakan sosial serupa di kalangan pemuda Sragen selaras dengan visi Kabupaten Sragen dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Pewarta dan Editor:
Widiyo Prakoso

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses