Tak Terima Sekolahnya SD Negeri Menjadi Yayasan, Murid SD Negeri Talang Piase Demo

  • Whatsapp
Murid Demo
Para murid sampaikan aspirasi

SEKAYU, Beritategas.com – Ratusan murid Sekolah Dasar SD Filial dan wali murid yang menginduk ke SD Negeri 1 Talang piase kecamatan Lawang wetan kabupaten Musi Banyuasin yang berlokasi di Perusahaan Gutrie Pecconina Indonesia (GPI) 1 mogok belajar dan menggelar aksi di halaman sekolah pada Selasa (24/01/23)

Mogok belajarnya siswa-siswi ini dikarenakan wali murid tidak mau siswa-siswi tersebut di swastakan, yang dulunya sekolah ini sekolah Negeri.

Bacaan Lainnya

Berdirinya sekolah Filial ini menginduk ke sekolah SD negeri 1 talang piase, tiba-tiba wali murid menjadi terkejut melihat rapor anaknya sudah di cap yayasan, tidak lagi SD negeri.

Para Siswa dan wali murid ini, meminta agas Sekolah yang berbentuk yayasan SD Minamas dikembalikan lagi menjadi SD filial negeri yang sebelumnya menginduk di SD negeri 1 Desa Talang Piase.

“Saya minta kepada pihak sekolah agar sekolah SD Minamas dikembalikan ke ke asalnya yakni SD negeri Filial yang induknya SD negeri satu Talang piase, sebab kalau dijadikan sekolah yayasan, kami keberatan karena biayanya kalau yayasan pasti mahal,” kata Ana wali murid siswa.

Wali murid lainnya mengatakan murid kelas satu dulu dijadikan yayasan, tidak taunya diambil alih semua murid dari kelas satu sampai kelas enam, itu disampaikan pada kepala sekolah pak Jamil. Semua murid SD Filial ini dulunya murid SD negeri,” jelasnya.

Menurutnya, wali murid ini hanya ibu-ibu saja yang diberitahu saat antar anak sekolah, “jadi kalau kamu tidak mau dijadikan yayasan kamu sekolah ke Talang piase bu,” mendapatkan penyampaian dari kepala sekolah Bu Rani itu wali murid jadi takut. “kalau tidak mau nah tanda tangan bu.” Kutipnya.

“Karna jarak sekolah Filial ke Talang piase sangat jauh dan perlu diketahui kami orang tua laki -laki tidak pernah diberi tahu, diketahui setelah bagi rapot akhir tahun tadi sudah berubah cap yayasan ,” Ungkap wali murid ini.

“Pada saat ini guru-guru lama sudah tersingkir semua yang ada sekarang ini guru-guru yang pro kepada kepala sekolah merangkap kepala yayasan,” sebutnya.

Sementara kepala sekolah SD Minamas, Rani mengatakan, sekolah SD minamas yayasan perusahaan Gutrie pecconina Indonesia, sudah memenuhi standar dan sudah mendapatkan ijin.

“SD minamas yang mempunyai siswa sebanyak 185 siswa, saat ini sudah menjadi yayasan, dan sudah sudah memenuhi standar belajar serta sudah mendapatkan ijin yayasan,” jelas Rani.

Usai menggelar aksi di depan halaman sekolah, ratusan siswa SD bersama wali murid kemudian membubarkan diri dan para siswa tidak akan masuk sekolah jika sekolah mereka menjadi yayasan.

Pewarta : Rudi Hartono
Editor : Firman

Ikuti Kami di :
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.