JAMBI, Beritategas.com – Universitas Jambi (UNJA) kembali menorehkan prestasi pada Wisuda ke-120 yang digelar di Balairung UNJA, Selasa (18/11/2025), kemarin.
Salah satu mahasiswa yang mencuri perhatian adalah Tesalonika Graciella Marbun dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Ia berhasil meraih predikat Lulusan Terbaik dengan IPK 3,88 dan masa studi 4 tahun 2 bulan.
Tesalonika lahir di Jambi pada 02 September 2003 dan merupakan anak pertama dari empat bersaudara.
Ia dibesarkan dalam keluarga yang sangat mendukung pendidikan, ayahnya, Maringan Edy Wanto Marbun, anggota Polri, sementara ibunya, Gamelly Ristauli br. Situmorang, adalah ibu rumah tangga. Dukungan keluarga ini menjadi fondasi kuat yang mendorong Tesalonika menuntaskan studinya dengan tekun dan penuh dedikasi.
Pada awal perkuliahan, Tesalonika mengaku cenderung individualis. Dalam pengerjaan tugas kelompok, ia sering mengambil alih seluruh pekerjaan karena kurang percaya pada hasil kerja teman. Namun seiring berjalannya waktu dan meningkatnya jumlah proyek, ia mampu beradaptasi, belajar berkolaborasi, dan membangun kepercayaan terhadap tim.
Meski tidak aktif mengikuti lomba akademik maupun non-akademik, Tesalonika beberapa kali terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan relawan.
Pengalaman ini menurutnya menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter, menambah wawasan, dan membiasakan diri dengan dinamika kerja lapangan di bidang kesehatan masyarakat.
Tantangan terbesar muncul pada semester akhir, saat menyusun skripsi. Proses ini melibatkan berbagai rintangan, mulai dari pemilihan topik, kesulitan berkomunikasi dengan dosen pembimbing, hingga tertundanya Seminar Proposal yang memengaruhi penelitian dan jadwal sidang.
Skripsi yang ia tulis berjudul “Determinan Perilaku Personal Hygiene Remaja Putri Saat Menstruasi di SMPN 12 Kota Jambi Tahun 2025.”
Meski menghadapi beragam kendala, Tesalonika mampu melewati seluruh proses dengan motivasi diri yang kuat, fokus, dan keyakinan bahwa setiap usaha akan membuahkan hasil. Dukungan keluarga, tante, dan teman dekat menjadi pendorong utama dalam menjaga semangat hingga menyelesaikan tugas akhir.
Tesalonika menekankan pentingnya konsistensi, kerja keras, dan tanggung jawab.
“Yang paling penting adalah konsistensi dan tekad. Selama kita mau bekerja keras dan disiplin, hasil tidak akan mengkhianati usaha. Terkadang memang sulit, tapi setiap tantangan yang dilewati justru mengajarkan banyak hal, termasuk kesabaran dan kemampuan beradaptasi,” ujar Tesalonika.
Ia berharap mahasiswa UNJA lainnya tetap fokus pada tujuan dan tidak membiarkan rasa malas menguasai diri.
“Mahasiswa harus menyadari bahwa pendidikan yang ditempuh bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga merupakan bentuk tanggung jawab kepada orang tua. Jangan mudah menyerah, tetap fokus, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, karena pengalaman yang diperoleh selama kuliah akan sangat berguna di masa depan,” ujar Tesalonika.
Tesalonika juga menyampaikan harapan besar bagi alumni UNJA agar dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai bidang ilmu masing-masing.
“Semoga setelah kelulusan ini semua alumni bisa berkontribusi langsung ke masyarakat sesuai bidang ilmu masing-masing. Empat tahun kuliah memang terasa singkat, tetapi itu cukup untuk menjadi bekal dalam mengaplikasikan ilmu secara nyata di lapangan, sekaligus membentuk karakter dan profesionalisme yang akan dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Tesalonika.
Prestasi Tesalonika menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain bahwa tekad, konsistensi, dan dukungan keluarga dapat membawa hasil membanggakan. Pengalaman lapangan dan pengabdian masyarakat juga berperan penting dalam membentuk lulusan berkualitas yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Kunjungi : www.unja.ac.id.
Pewarta: A.Erolflin
Editor: Firman










