Menjadi Manusia Bermanfaat

Pada ayat tersebut, Allah subhanahu wata’ala mengingatkan kepada kita bahwa sikap hidup individualis yang tidak peduli pada lingkungan dan masyarakat sekitar bukanlah ciri seorang muslim yang baik.

Terkadang kita sudah cukup merasa saleh hanya dengan sering ke masjid, sering membaca al-Quran, atau sering berzikir dan shalawatan. Padahal, tidak demikian Nabi kita mencontohkan.

Bacaan Lainnya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok teladan mulia yang hidup baik dalam bertetangga. Beliau hadir bukan hanya sebagai sosok Nabi atau orang saleh yang hidupnya habis hanya di masjid.

Beliau adalah sosok tetangga yang terbaik, sosok pemimpin yang paling adil, dan manusia yang memberikan rahmat bagi seluruh alam.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Kebermanfaatan yang bisa kita berikan, tidak selalu harus berupa hal besar. Menepati janji, jujur kepada sesama, menjaga lisan, bahkan kebaikan-kebaikan kecil lainnya meski sekedar menyingkirkan gangguan dari jalan merupakan di antara bentuk kebermanfaatan bagi sesama.

Masih hangat dalam ingatan kita, bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengisahkan tentang seseorang yang diampuni dosa-dosanya tersebab telah menyingkirkan duri dari jalan.

Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam sahihnya, hadits nomor 624, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
بَيْنَمَا ‌رَجُلٌ ‌يَمْشِي ‌بِطَرِيقٍ، وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ.

“Saat seorang pria sedang berjalan, tiba-tiba ia mendapati sebuah dahan berduri yang menghalangi jalan. Ia kemudian menyingkirkannya. Maka Allah menerima amalnya dan mengampuni dosa-dosanya.”

Allah subhanahu wata’ala memberikan kita ganjaran pahala, bahkan dari kebermanfaatan kecil yang kita lakukan.

Lantas, bagaimana jika kita bisa mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi sesama?

Tentu ketika hal itu diiringi dengan keikhlasan dan ketulusan karena Allah subhanahu wata’ala semata, pahalanya akan berlipat ganda.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Demikianlah Islam mengajarkan kepada kita untuk menjadi sosok yang terbaik. Tidak peduli seberapa tinggi posisi kita, dan seberapa banyak harta yang kita miliki.

Terpenting adalah seberapa banyak dan seberapa luas manfaat yang bisa kita berikan untuk diri sendiri, keluarga, dan juga masyarakat sekitar kita.
Oleh karena itu, mari kita menjadi seorang muslim yang hidup dengan keimanan yang membawa pada amal kebaikan serta kepedulian kepada sesama.

Pewarta: A. Erolflin
Editor: Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses