Hebat! Mahasiswa FKIK UNJA Tembus Nasional, Raih Juara 2 NRPC AMSA-Indonesia

JAMBI, Beritategas.com – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa FKIK UNJA berhasil meraih Juara 2 National Research Proposal Competition (NRPC) AMSA-Indonesia 2025/2026, sebuah kompetisi proposal penelitian bergengsi yang diselenggarakan oleh Asian Medical Students Association-Indonesia (AMSA-Indonesia).

Kompetisi nasional ini mengusung tema “Cardiovascular Health: Understanding Risks, Prevention, and Early Detection toward a Healthier Indonesia” dan diikuti oleh mahasiswa kedokteran dari berbagai universitas ternama di Indonesia. Dari lebih dari 20 proposal yang masuk, hanya lima proposal terbaik yang berhasil melaju ke babak final.

Bacaan Lainnya

Tim FKIK UNJA yang terdiri dari Nurul Fathiah Azzahra (ketua), Muhammad Faris Rizqullah, Muhammad Azka Shofwani, dan Gibran ’Afif sukses menembus babak final dengan proposal berjudul “Mengungkap Disparitas antara Pengetahuan, Sikap, dan Praktik terhadap Risiko Penyakit Kardiovaskular antara Mahasiswa Rumpun Kesehatan dan Non-Kesehatan di Universitas Jambi”. Proposal ini dinilai memiliki kebaruan, kedalaman analisis, serta relevansi tinggi terhadap permasalahan kesehatan kardiovaskular di Indonesia.

Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi tim mahasiswa ini.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa FKIK UNJA memiliki kemampuan untuk berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional. Kami bangga dengan dedikasi dan kerja keras mereka dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas,” ujar Dr. dr. Humaryanto.

Sementara itu, dosen pembimbing I Made Dwi Mertha Adnyana, M.Ked.Trop. menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi tim.

“Penelitian ini mengangkat isu disparitas pengetahuan, sikap, dan praktik kesehatan kardiovaskular yang sangat relevan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar intervensi edukasi kesehatan yang lebih efektif,” ungkap I Made Dwi Mertha.

Di bawah bimbingan I Made Dwi Mertha Adnyana, M.Ked.Trop., tim mempersiapkan proposal secara sistematis sejak awal Oktober 2025. Proses seleksi berlangsung ketat dengan penilaian mencakup format penulisan, relevansi tema, kebaruan ide, metodologi penelitian, kelengkapan tinjauan pustaka, hingga kelayakan pelaksanaan penelitian.

“Kami memulai riset literatur dan penyusunan proposal sejak awal Oktober. Tantangannya adalah membagi waktu dengan perkuliahan dan praktikum, tetapi kami yakin topik ini sangat penting untuk diteliti,” ujar Nurul Fathiah Azzahra.

Menurut Muhammad Faris Rizqullah, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

“Kami melihat adanya kesenjangan pengetahuan antara mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan mengenai risiko penyakit ini dan belum ada penelitian yang pernah dilakukan dengan penggabungan tiga parameter ini. Padahal pemahaman, sikap, dan praktik yang baik sangat penting untuk pencegahan dini,” jelasnya.

Muhammad Azka Shofwani menambahkan bahwa penelitian mereka berfokus pada aspek Knowledge, Attitude, and Practice (KAP) yang merupakan pendekatan penting dalam studi kesehatan masyarakat.

“Kami ingin mengukur sejauh mana disparitas pemahaman ini ada di kalangan mahasiswa Universitas Jambi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk program edukasi kesehatan yang lebih merata dan efektif,” tuturnya.

Gibran ‘Afif menekankan penelitian lokal seperti ini memberikan gambaran spesifik tentang kondisi di lingkungan kita sendiri.

“Data yang kami kumpulkan akan sangat bermanfaat untuk intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran di masyakarat khususnya bagi mahasiswa Universitas Jambi,” katanya.

Tahap final NRPC dilaksanakan pada 27 Desember 2025 secara daring melalui Zoom. Setiap finalis mempresentasikan proposal selama 10 menit dan dilanjutkan sesi tanya jawab selama 15 menit di hadapan dewan juri yang terdiri dari para ahli di bidang penelitian kesehatan. Pengumuman pemenang dilakukan pada 30 Desember 2025, di mana tim FKIK UNJA berhasil meraih posisi Juara 2.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan dari pembimbing,” ungkap Azzahra.

Ke depan, tim berharap penelitian ini dapat segera dilaksanakan dan dipublikasikan di jurnal ilmiah serta menjadi dasar pengembangan program edukasi kesehatan kardiovaskular di Universitas Jambi.

Dengan tagline “Improve Your Knowledge, Protect Your Heart”, prestasi ini semakin memperkuat posisi FKIK UNJA sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa.

Kunjungi : www.unja.ac.id.

Pewarta: A.Erolflin
Editor: Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses