BOYOLALI, Beritategas.com – Kodim 0724/Boyolali bersama Forkompimda dan berbagai elemen masyarakat menggelar Shalat Istisqa. Hal ini sebagai keprihatinan atas kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Boyolali dan sekitarnya serta meningkatnya ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Shalat Istisqa dilaksanakan di Lapangan Apel Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (31/08/2026).
Kegiatan dihadiri Kasdim 0724/Boyolali Mayor. Inf. Sri Suraya bersama unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Boyolali, Kejaksaan Negeri Boyolali, Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan kuatnya sinergitas dan kepedulian bersama dalam menghadapi persoalan kekeringan dan ancaman Karhutla.
Bertindak sebagai Imam sekaligus khatib, Ust. Widodo, S.Ag., dalam khutbahnya mengajak seluruh jamaah memperbanyak istighfar.
“Mari kita semua agar banyak-banyak beristighfar, melakukan introspeksi diri dan memohon ampun kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ditambahkan oleh Ust. Widodo, S.Ag. bahwa kemarau panjang ini untuk menjadi momen meningkatkan keimanan.
“Kondisi kekeringan dan kerusakan lingkungan hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus kepedulian dalam menjaga kelestarian alam,” tambahnya.
Kegiatan di tutup dengan doa bersama. Dalam doanya Ust. Widodo, S.Ag. memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat.
“Ya Allah SWT, kami memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat, menyuburkan tanah, memenuhi kebutuhan air dan menyejukkan udara. Ya Allah, jadikan hujan yang turun membawa keselamatan, membantu mengurangi ancaman Karhutla serta memberikan kesehatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Boyolali. Aamiin,” pungkasnya.
Sumber: Pendim Kodim 0735/Surakarta
Editor: Widiyo Prakoso






