Desa Teluk Jambu Gelar Sosialisasi PPKM Dan Pelaksanaan Posko Desa

  • Whatsapp

MUARO JAMBI – Dalam rangka menindaklanjuti himbauan dari Pemerintah Pusat untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) pada lingkungan tingkat Desa di Kabupaten Muaro Jambi, Desa Teluk Jambu, Kecamatan Taman Rajo, menggelar sosialisasi PPKM di Aula Desa Teluk Jambu, Selasa (13/4/2021).

Penggelaran sosialisasi dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Republik Indonesia,”Indonesia Raya”.

Dalam kata sambutannya, Kepala Desa Teluk Jambu, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Datuk Ubaidilah menyampaikan bahwa sosialisasi PPKM bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dia juga meminta kepada masyarakat Desa Teluk Jambu agar ketika malam sampai dengan pukul 22:00 WIB untuk dapat menghentikan aktivitasnya.

Acara dibuka langsung oleh Camat Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi,Rino Oetami, S.Kom.

“Tujuan dari PPKM adalah mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi Covid-19 agar dapat memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease(Covid-19),” kata Camat Taman Rajo, Rino Oetami, S.Kom.

Camat mengingatkan agar segera dapat membentuk panitia PPKM dan mempersiapkan ruang isolasi demi mencegah penularan dan penyebaran Coronavirus Disease.

Turut hadir, masyarakat,tokoh masyarakat, karang taruna, tokoh adat dan tamu undangan.

Pembicara dalam sosialisasi PPKM terdiri dari Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Kemingking Dalam, Sherly; Danramil 0415–05, Kapt Inf. Mujiono; Kapolsubsektor Taman Rajo, Budi Sitinjak dan Camat Taman Rajo, Rino Oetami, S.Kom Kabupaten Muarojambi.

Bersamaan, Kepala Puskesmas Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Sherly menyampaikan, bahwa penularan Covid-19 melalui air liur atau air ludah sehingga diperlukan pengenaan masker, menjaga jarak dengan jarak sekitar 1,5 meter. Sedangkan ciri-ciri atau gejala Covid-19, adalah indera pencium menjadi tidak berfungsi atau tidak dapat membaui berbagai bau.

Sherly menambahkan, dengan adanya gejala seperti itu maka pihak Kesehatan dan Babinsa atau Bhabinkamtibmas akan melaksanakan pendataan terhadap orang-orang yang mengalami gejala tersebut.

Sedangkan langkah pencegahan yaitu mencuci tangan di air yang mengalir, mengenakan masker,menjaga jarak, menghindari kerumunan dan tidak bepergian untuk hal yang tidak perlu.

“Untuk penanganannya sendiri ialah dengan 3 T, Testing, Tracking dan Treatment,” kata Sherly Kepala Puskesmas Kemingking Dalam.

Reporter : Harvery
Editor : Firman

Pos terkait

banner 300600banner 300600

Tinggalkan Balasan