OGAN KOMERING ILIR, Beritategas.com – Suasana penuh keakraban warnai kegiatan Silaturahmi Ramadan Berbagi Berkah dan Aspirasi Bersama Insan Pers OKI dan Bupati OKI, yang berlangsung di Pucuk Resto Dinesty Land, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati OKI H Muchendi Mahzareki, Kadis Kominfo OKI Adi Yanto, Ketua Organisasi Wartawan dan Media serta wartawan yang bertugas di OKI.
Idham Syarief Ketua PWI OKI dengan penuh haru mengucapkan terima kasih telah diselenggarakannya silaturahmi insan pers dan Bupati OKI. Momen yang bagus bisa berkumpul dan buka bersama.
“Patut kita apresiasi atas kinerja dan kesibukan Pak Bupati. Sesibuk-sibuknya pak Bupati masih menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama insan pers,” ujarnya.
Bupati OKI, H. Muchendi pada sambutanya menyampaikan hal senada, syukur alhamdulillah hari ini bisa bersilaturahmi dengan wartawan OKI.
“Kita jarang sekali bertemu, maklum saja pekerjaan lapangan. Sudah pasti itu yang menjadikan kita terpisahkan, jarak dan waktu. Kami dari pemerintahan, jarang bertemu wartawan. Mungkin beritanya saja yang kita terima,” kata dia.
Tahun Kedua Lebih Maksimal
Memasuki tahun kedua, Bupati OKI menguatkan keinginannya untuk bisa berbuat semaksimal mungkin. Semua pasti mau memberikan yang terbaik setelah diberikan amanah.
Dalam perjalanan satu tahun. Bagaimana dinamika, satu tahun perjalanan. Tentu ada berbagai macam upaya menyikapinya dan tentu yang terbaik dalam mengambil keputusan.
Bupati mengakui, baru dilantik, kita langsung dapat efisiensi. Ini tentu berbeda dengan periode sebelumnya.
*Setiap periodesasi berbeda tantangannya. Ini bagaimana strategi dengan keterbatasan tetap bisa berbuat? Harapan kita masih tetap bisa jalan,” ujarnya.
Simalakama
Diawal tahun kita telah disajikan bagaimana postur anggaran Kominfo. Anggaran turun banyak dari sebelumnya. Tahun kedua tantangannya luar biasa.
“Dengan anggaran terbatas, tentu kita ekstra keras untuk memikirkannya. Ini semacam simalakama. Butuh pertimbangannya luar biasa,” ujarnya.
Salah satunya belanja pegawai, ASN.. Ini kalau tidak kita penuhi tentu bergejolak luar biasa. Jangan sampai kita gagal bayar. Cuma bisa 6 bulan. Alangkah riuhnya.
“Terlambat bayar THR saja alangkah hebohnya. Pasalnya, nunggu PP (Peraturan Pemerintah). Walaupun duet sudah ada, belum bisa di Transfer,” ujarnya.
Nah, di Kominfo terangnya, ini posisi sulit. Mengurangi anggaran yang sudah dikurangi.
“Dalam kesempatan ini kita susun di APBD induk. Namanya anggaran bisa digeser. Dari mana jalannya ada anggaran, ada perubahan yang berkaitan dengan media. Paling bisa mengembalikan dan sudah pasti mengurangi kegiatan,” ujarnya.
Bupati Harapkan kolaborasi
Bukan hanya kawan-kawan (wartawan) yang susah, ujar Bupati, Kita juga susah untuk memilih. 30 miliar di PU cukup apa Untuk bangun kabupaten OKI?
Bupati berharap kedepan bisa mempererat tali silaturahmi, ada sharing tukar pikiran. Kita pengen, tetap berikan saran dan masukan.
“Baik itu terkait info pungli. Bisa menyebutkan sekolah, seseorang. Langsung aku respon. Ada orangnya, ada tempat bisa langsung direspon. Saya butuh laporan dari wartawan dan netizen. Karna tidak ada yang sempurna selalu ada kekurangannya,” harapnya.
Berikan yang Terbaik ditengah Keterbatasan
Bupati menegaskan, kita sebagai pemerintah tetap akan memberikan yang terbaik kendati dalam keterbatasan. Kami dari jajaran pemerintah, selain silaturahmi, butuh saran, butuh feedback, ada masukan pada kami. Kadang tidak semua terpantau.apalagi OKI yang sangat luas.
“Silaturahmi berkelanjutan. Paling tidak sharing. Paling tidak, kita ada yang ditonjolkan keluar. Ini bisa memberikan perbaikan kita kedepan,” harapnya.
Pewarta/Editor:
Firman
















