Ketua IWOI Aceh Timur Gugah Ulama dan DPR Bersinergi Bangun Aceh Timur

ACEH TIMUR, Beritategas.com – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Aceh Timur, Rahmad, meminta dan berharap para ulama dan anggota DPR di daerah tersebut untuk tidak berdiam diri terhadap berbagai persoalan yang sedang melanda Kabupaten Aceh Timur.

Menurut Rahmad, saat ini Aceh Timur menghadapi banyak persoalan yang kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap para ulama dan DPR jangan tutup mata. Banyak persoalan yang harus segera diselesaikan agar masyarakat Aceh Timur dapat merasakan kedamaian serta kehidupan yang lebih layak,” ujar Rahmad, Minggu (8/3/2026).

Rahmad menilai, berbagai persoalan yang terjadi di Aceh Timur tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah saja. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, ulama, DPR, serta seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Aceh Timur bukan hanya milik seorang bupati, melainkan milik seluruh masyarakat. Karena itu, ia berharap Bupati Aceh Timur bersama wakilnya dapat merangkul semua pihak dalam membangun daerah.

“Jika hubungan antara bupati, wakil bupati, ulama, dan DPR terjalin dengan baik, InsyaAllah berbagai persoalan di Aceh Timur bisa diselesaikan dan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky,” kata Rahmad.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang hingga kini belum tuntas, di antaranya bantuan pemerintah pusat bagi korban bencana banjir dan tanah longsor yang belum sepenuhnya tersalurkan, serta kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah yang belum diperbaiki secara maksimal.

Selain itu, Rahmad menilai kondisi ekonomi masyarakat semakin sulit akibat dampak bencana. Ia meminta pemerintah pusat untuk menambah anggaran bagi desa, dinas terkait, serta bantuan sosial kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, Rahmad juga menyoroti polemik bantuan daging sapi untuk tradisi Meugang di Aceh Timur. Ia meminta agar persoalan tersebut diproses secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

“Bencana banjir dan tanah longsor membuat kondisi masyarakat semakin sulit. Namun yang menjadi pertanyaan, anggaran untuk daerah justru berkurang, sementara sejumlah bantuan seperti PKH, BLT, dan dana stimulan belum juga tersalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rahmad berharap semua pihak dapat bersatu menyelesaikan berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh Timur demi kesejahteraan masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, ia juga menyoroti belum cairnya bantuan bagi korban banjir yang telah dijanjikan pemerintah. Kondisi tersebut, menurutnya, memicu kekecewaan masyarakat yang telah menunggu lebih dari empat bulan sejak bencana terjadi.

“Sudah hampir lebih dari empat bulan masyarakat menunggu. Sekarang sudah menjelang Lebaran, tetapi bantuan yang dijanjikan belum juga cair. Masyarakat korban banjir sangat berharap dana tersebut bisa dicairkan sebelum Lebaran,” kata Rahmad.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya memberikan janji tanpa realisasi karena masyarakat korban banjir telah cukup menderita.

“Jangan sampai rakyat yang sudah menjadi korban banjir justru kembali menjadi korban janji-janji manis pemerintah. Jika memang ada kendala, sampaikan secara jujur kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta : Saiful Anwar
Editor : Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250banner 300x250banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses