Banjir Rendam Pedamaran, Warga Justru Ramai Jadikan Lokasi “Pemandian Dadakan” di Sore Hari

Pemandian-Berita Tegas

OGAN KOMERING ILIR, Beritategas.com – Meski luapan air sungai mulai merendam setidaknya enam desa di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), suasana di Desa Lebuh Rarak justru tampak berbeda. Alih-alih mencekam, genangan air yang menutupi akses jalan dan halaman rumah warga kini berubah menjadi tempat hiburan masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setiap sore hari, puluhan hingga ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berkumpul di titik-titik banjir. Lokasi ini mendadak viral sebagai tempat mandi bareng dan berenang gratis bagi masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Suasana riuh canda tawa anak-anak terdengar jelas saat mereka melompat ke dalam air. Tidak hanya anak-anak, para orang tua pun tampak antusias mendampingi sambil ikut berendam menikmati kesegaran air luapan sungai tersebut.

“Sudah beberapa hari ini ramai terus kalau sore. Karena airnya cukup jernih dan arusnya tidak terlalu deras di titik ini, jadi banyak warga datang buat mandi-mandi dan foto-foto,” ujar Suhalwan, warga Pedamaran, Sabtu (24/1/2026).

Kepala Desa Lebuh Rarak, Bapak Sunardi turut angkat bicara guna memastikan keselamatan warganya. Ia meminta warga agar tidak lengah meski air terlihat tenang.

“Kami mengerti ini menjadi hiburan bagi warga, namun kami menghimbau dengan sangat agar masyarakat tetap waspada. Kami minta para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya secara ketat. Jangan sampai kegembiraan ini membuat kita lalai terhadap potensi arus deras mendadak atau hewan melata yang terbawa arus banjir,” tegas Sunardi Kades Lebuh Rarak.

Meskipun warga menjadikannya tempat hiburan, Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengingatkan bahwa kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan tinggi. Ia menjelaskan bahwa banjir terjadi dipicu oleh tingginya intensitas hujan dan kerusakan pada infrastruktur pengatur air.

“Antisipasi dan mitigasi tetap harus dilakukan bersama-sama. Kami sedang mengupayakan perbaikan pintu air dan normalisasi sungai agar air bisa segera surut,” tegas Bupati saat meninjau titik banjir di OKI.

Meskipun kegembiraan mewarnai sore hari di Pedamaran, masyarakat diimbau untuk tidak larut dalam euforia. Mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan puncak musim hujan masih berlangsung hingga bulan depan, risiko debit air yang naik tiba-tiba serta ancaman gangguan kesehatan tetap menjadi kenyataan yang harus diantisipasi. Keselamatan utama tetap berada pada kewaspadaan masing-masing warga agar keceriaan ini tidak berubah menjadi duka.

Pewarta : Rintan Niar L.A
Editor : Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses