865 Ekor Ikan Ikuti Ivent Serdadu Breeder KOI Show 2026

Koi-Berita Tegas

SUKABUMI, Beritategas.com – Atas dukungan Bupati sukabumi H. Asep Japar dan Dinas perikanan, kontes bergengsi breeder serdadu koi show berlangsung sukses. Acara digelar di Gor Cisaat kabupaten Sukabumi. Sabtu (17/01/2026).

Bupati Sukabumi H.Asep Japar dalam sambutannya mengatakan, bahwa industri koi bukan hanya untuk pecinta kelas atas, akan tetapi pilar ekonomi yang mampu menyentuh masyarakat lebih luas.

Bacaan Lainnya

“Dengan Ivent serdadu breeder koi show 2026 akan menjadi peluang bisnis untuk para pengusaha koi yang ada di kabupaten sukabumi, menjadi pusat koi nasional kembali,” ucap Bupati.

Ketua Panitia Pelaksana Fijar menyampaikan, dengan digelarnya ivent koi tersebut untuk membuktikan bahwa ikan produk lokal mampu bersaing mengikuti kontes dengan ikan-ikan koi yang dari luar daerah.

“Yang tujuannya untuk menggangkat semangat para breeder yang ada di kabupaten sukabumi, untuk lebih produktif menghasilkan ikan koi yang berkualitas baik dan warna yang bagus,’ ujarnya.

Sebanyak 865 ekor ikan koi mengikuti kontes tersebut dari yang terkecil sampai koi yang berbody besar warna yang cantik. Magnet terbesar untuk komunitas koi nasional di tahun 2026 ini, peserta tidak hanya dari sukabumi saja melainkan dari Jawa tengah, Jawa timur, dan Jabodetabek. Untuk memperebutkan gelar champion terbaik dari setiap katagori.

“Dalam kontes ini kami hadirkan juri yang profesional dari berbagai wilayah atau daerah seperti Yogyakarta, Blitar dan Makasar. Hal tersebut untuk memastikan koi yang juara memenuhi kualitas warna, kriteria pola sempurna sesuai standar nasional,” ujar Fijar.

Lanjut Fijar, dalam kontes tersebut untuk menggangkat breeder-breeder yang ada di sukabumi, harus terus berkembang lebih baik semakin dikenal sebagai produsen koi yang berkualitas tinggi.

Pewarta : Eneng Nur
Editor : Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses