JAMBI, Beritategas.com – Alhamdulillâhi Rabbil ‘Âlamin, Segala puji bagi Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ yang telah menganugerahkan kita nikmat iman dan Islam, serta mempertemukan kita dengan Jumat (16/01/2026/16 Rajab 1447 H), bersama ust. Sadam Husen S.SY yang diberkahi ini.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Dikesempatan ini tidak bosan-bosannya mengingatkan diri saya pribadi dan seluruh jamaah untuk selalu mengokohkan iman serta meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi wasallam:
*اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ*
“Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya kebaikan itu akan menghapus (kesalahan)nya. Dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi).
Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ berfirman:
*وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَلْبَابِ*
“Dan berbekal lah kalian, dan sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal” (QS. Al-Baqarah [2]: 197).
Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ juga berfirman:
*يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ*
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” (QS. Âli Imrân [3]: 102).
Sungguh takwa adalah benteng terakhir kita di tengah kehidupan akhir zaman saat ini. Dan sungguh, hanya dengan takwa kita akan selamat di dunia dan akhirat.
Ma’âsyiral Muslimîn rahimakumullâh.
Segala puji bagi Allah Subhânahu Wa Ta’âlâ yang dengan rahmat-Nya kita kembali dipertemukan dengan bulan Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Di dalamnya terdapat berbagai kisah dan peristiwa agung yang menjadi pelajaran dan hikmah bagi kaum Muslimin, salah satunya adalah peristiwa Isra’ Mi‘raj.
Ust. Sadam menjelaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi‘raj merupakan salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam. Isra’ Mi‘raj bukan hanya peristiwa spiritual yang sarat mukjizat, tetapi juga mengandung pesan politik dan peradaban yang sangat mendalam.
Isra’ Mi‘raj menjadi penegasan bahwa Islam bukan sekadar agama ritual-individual, melainkan ideologi yang memimpin kehidupan manusia secara menyeluruh di bawah kepemimpinan global.










