JAMBI,Beritategas.com – Ma’asyiral muslimin Rokhimakumullah. Kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala a’ala semoga kita senantiasa selalu Bersyukur atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya, Tak terkecuali nikmat taufik dan hidayah sehingga kita bisa melaksanakan perintah Allah dengan baik.
Di hari yang mulia, bersama dengan orang-orang yang insyaallah dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala a’ala Semoga Setiap ibadah yang kita tunaikan hingga saat ini senantiasa mendapat ridha-Nya.
Dikesempatan yang berbahagia ini Jumat (06/02/2026) kita kembali bersua dengan ust. Sadam Husen dengan pokok kajian “Mempersiapkan Ramadan di bulan Sya’ban”.
Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada junjungan nabi besar kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam Penghulu para nabi dan rasul. Pelita kegelapan akhir zaman. Panutan yang senantiasa kita harapkan syafaatnya.
Semoga kita salah satu diantaranya mendapatkan syafaatnya kelak di yaumil qiyamah. Aamiin ya roballalamiin.
Selanjut tak lupa ust. Sadam mengingatkan kepada seluruh pembaca sekalian marilah kita selalu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya melalui ibadah-ibadah, melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala hal yang dilarang oleh-Nya.
Sebagai bagian dari peningkatan takwa itu, kita harus memaksimalkan waktu kita agar terarah lebih baik. karena sumber daya yang paling berharga adalah waktu. Waktu tidak akan pernah bisa dikembalikan dan diulang kembali setelah waktu berlalu.
Tidak ada yang lebih atau kurang dari 24 jam dalam sehari, 60 menit dalam satu jam, Kerap kali kita menyepelekan waktu begitu saja. Baru setelah berlalu, kita menyesalinya.
Misalnya saja, kita tentu sering mengatakan, “Nanti.” Penundaan ini tentu sebetulnya dapat merugikan kita sendiri. Padahal, kesempatan tidak akan datang dua kali. Sekalipun ada kesempatan serupa yang datang di waktu lain, tentu memiliki nilai yang berbeda dengan kesempatan pertama.














