Ketua DPRD Kota Sukabumi Dorong Pemkot Realisasikan Pembangunan SMAN di Kecamatan Baros

SUKABUMI, Beritategas.com – Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda kembali mendorong pemerintah Kota Sukabumi agar segera merealisasikan pembangunan SMA Negeri di Kecamatan Baros.

Dorongan tersebut disampaikan Wawan Juanda Saat menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan II tahun 2026 yang digelar di RW 05 Kelurahan, Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Rabu (05/02/2026), lalu.

Bacaan Lainnya

Disitu terungkap, kebutuhan sarana pendidikan menengah menjadi salah satu isu paling mendesak. Menurutnya rencana pembangunan SMA Negeri di Baros, sejatinya bukan program baru.

“Bahwa usulan tersebut sempat masuk dalam prioritas pembangunan pada periode pemerintahan sebelumnya,” ujar Wawan. Rabu (11/2/2026).

Dengan seiring pergantian kepemimpinan daerah, realisasi pembangunan sekolah tersebut kembali tertunda hingga kini.
Permasalahannya sekolah-sekolah baru, khususnya SMAN di Kota Sukabumi, itu sangat arjen.

DPRD hampir di setiap periode, terutama Komisi III, selalu memprioritaskan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sekolah baru. “Khususnya di jenjang SMAN,” tegasnya.

Ia mengungkapkan keterbatasan jumlah SMA Negeri di Kota Sukabumi, khususnya di Kecamatan Baros, berdampak langsung terhadap akses pendidikan masyarakat.
Tidak sedikit siswa yang terpaksa bersekolah ke kecamatan lain dengan jarak tempuh lebih jauh.

Dengan begitu akhirnya menambah beban biaya dan waktu bagi orang tua maupun peserta didik.

“Koordinator Komisi III DPRD Kota Sukabumi sudah berkali-kali ke provinsi.
Saat itu, Pemprov Jawa Barat juga menyatakan sepakat untuk membantu pembangunan SMAN di Baros,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa proses realisasi kerap terkendala persoalan teknis, terutama menyangkut ketersediaan dan status lahan. Apakah lahan akan dihibahkan oleh pemerintah daerah atau siapapun melalui mekanisme pengaduan tanah. Disitu sering mendesak.

“Tanahnya harus jelas dulu, apakah hibah atau pengadaan oleh Pemda. Itu yang harus segera dituntaskan, kalau memang pembangunan SMA Baros ingin direalisasikan,” terangnya.

Isu pembangunan SMA Negeri di kecamatan Baros, kembali mengemuka dalam musyawarah perencanaan pembangunan musrembang kecamatan Baros untuk perencanaan tahun 2027, dalam forum tersebut muncul usulan alokasi anggaran tersebut RP 20 miliar sebagai respon atau kebutuhan real masyarakat akan sarana pendidikan menengah.

Wanju berharap, dengan adanya keseriusan dari pemerintahan daerah saat ini.

Pembangunan SMA negeri di kecamatan Baros dapat segera terealisasikan. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh terus menerus tertunda akibat persoalan administratif atau pergantian kebijakan.

Pewarta : Neng Nur
Editor : Firman

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses