Ada banyak jenis rezeki yang lebih berharga daripada uang, di antaranya:
– Pertama: Ilmu adalah rezeki.
Dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh imam at Tirmidzi, Rasulullah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menggambarkan tentang rezeki ilmu dan harta bahwasanya keadaan manusia di dunia ini terbagi menjadi empat golongan:
Seorang hamba yang Allah karuniai ilmu dan harta, lalu ia bertakwa kepada Rabbya dalam keduanya, menyambung silaturahmi, dan mengetahui hak Allah padanya, maka dia berada di derajat yang paling tinggi.
Seorang hamba yang Allah beri ilmu tetapi tidak diberi harta, namun ia berkata dengan niat yang jujur: ‘Seandainya aku memiliki harta, niscaya aku akan berbuat seperti si fulan.’ Maka pahala keduanya sama.
Seorang hamba yang Allah beri harta namun tidak diberi ilmu, ia menghamburkan hartanya tanpa ilmu, mengikuti hawa nafsunya, sombong, dan tidak memperhatikan hak Allah, maka dia di derajat paling rendah.
Seorang hamba yang tidak diberi ilmu dan tidak diberi harta, lalu ia berkata: ‘Seandainya aku memiliki harta, aku akan berbuat seperti si fulan (yang buruk amalnya)’, maka dosanya sama.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ya Allah, berilah manfaat dengan ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarkan kepadaku ilmu yang bermanfaat, dan karuniakanlah kepadaku ilmu yang berguna bagiku.” (HR Al Hakim)
– Kedua: Dapat melakukan ibadah adalah rezeki.
Diriwayatkan oleh ath-Thahawi, bahwa Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu melarang orang begadang setelah salat Isya dan berkata:
“Pulanglah kalian, mudah-mudahan Allah memberi rezeki kepada kalian berupa salat malam atau tahajjud.” Maksudnya tidur cepat agar tidak telat bangun untuk shalat tahajjud.
– Ketiga: Kesabaran adalah rezeki.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.”
(Muttafaqun ‘Alaihi)
Kaum muslimin rahimakumullah









