Siapa Bilang Sendiri Tidak Berani? Serba Serbi Pelantikan Pramuka Garuda Gugus Depan MTs Negeri 4 Sragen

SRAGEN
Kolase poto kegiatan pelantikan Pramuka Garuda di Kantor Terpadu Pemda Sragen. Dok. Widiyo Prakoso

SRAGEN, Beritategas.com – Pelantikan Pramuka Garuda gugus depan MTs Negeri 4 Sragen yang dilaksanakan di halam Kantor Terpadu Pemda Sragen (26/09) ada yang unik. Dimana didapati hanya ada 1 anggota laki-laki dari 14 anggota gugus depan MTs Negeri 4 Sragen yang mengikuti pelantikan Pramuka Garuda tersebut. Fandi Nurcahyo Saputro (14) putra pertama dari Sri Yanto dan Widarsih menuturkan cerita kepada awak media BERITATEGAS.COM di rumahnya Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu (27/09/2026).

Fandi (panggilan akrab) menuturkan bahwa pada awalnya sempat tidak aktif dalam latihan maupun melatih. Berkat motivasi pembina, hingga dapat lolos dan dilantik menjadi Pramuka Garuda.

“Pada awalnya saya sempat mogok latihan Dewan Penggalang Madrasah dan melatih adik-adik tingkat saya. Namun berkat motivasi Bu Ajeng selaku pembina saya, saya pun kembali aktif. Serta saya termotivasi untuk mengikuti tahapan seleksi Pramuka Garuda. Pada akhirnya saya lolos dan dilantik menjadi Pramuka Garuda,” tuturnya.

Fandi yang juga menjadi salah satu warga perguruan silat dan memiliki cita-cita menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) ini menambahkan bahwa ada beberapa hal yang membuatnya bertahan serta ikut seleksi menjadi Pramuka Garuda.

“Adapun beberapa hal yang membuat saya bertahan dan sampai dilantik menjadi Pramuka Garuda. Di antaranya saya suka pionering, saya menemukan keluarga baru di pramuka dan di pramuka saya bisa menjadi orang yang apa adanya. Disamping itu, temen-temen di pramuka orangnya saling bantu membantu, dan yang paling utama adalah orang tua saya juga mengizinkan jika saya mengikuti kegiatan pramuka,” tambahnya.

Sementara itu, Ajeng Yuli Prasidha, S.Pd selaku pembina pramuka gugus depan MTs Negeri 4 Sragen sebagai motivator ananda Fandi menuturkan banyak hal kepada awak media BERITATEGAS.COM.

“Pada awalnya mas Fandi sempat tidak datang saat latihan Dewan Penggalang Madrasah (DPM) dan pada saat melatih adik-adik tingkatnya. Namun naluri saya selaku pembina, saya coba berkomunikasi dari hati ke hati. Ketika pelajaran usai atau istirahat pelajaran, saya dekati mas Fandi dan saya ajak bicara. Mas Fandi ini memiliki keahlian di tali temali atau sering disebut pionering. Dari maka itu, semisal tidak diolah kecakapannya, akan terbuang sia-sia. Akhirnya saya dorong terus dan mas Fandi-nya mau ikut aktif lagi dalam latihan Dewan Penggalang Madrasah (DPM) serta melatih adik-adik tingkatnya. Berlandas pada hal itu, mas Fandi pun saya dorong untuk mengikuti tahapan-tahapan seleksi Pramuka Garuda sampai lolos dan dilantik kemarin,” pungkasnya.

Pewarta & Editor:
Widiyo Prakoso

banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *