OGAN KOMERING ILIR, Beritategas.com – Tim Satgas Yonif 949 yang diperbantukan (BKO) kepada Koramil 402-08/Pampangan bersama personel Koramil dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (8/10/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.36 WIB setelah warga melaporkan adanya titik api kepada Hamzah, anak dari kepala desa setempat. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari pinggir jalan yang menghubungkan Desa Sungai Bungin menuju Desa Sukaraja.
Menerima laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berlangsung lancar dan api berhasil dikendalikan sehingga tidak sempat meluas ke lahan lainnya.
Sekitar pukul 18.56 WIB, personel melaksanakan pemadaman di lahan yang terbakar dengan luas diperkirakan mencapai kurang lebih tiga perempat hektare.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 13 personel TNI yang terdiri dari personel Koramil 402-08/Pampangan dan personel BKO Yonif 949 dikerahkan untuk membantu proses pemadaman di lokasi kejadian.
Danramil 402-08/Pampangan, Lettu Arm Zolimin, menyampaikan bahwa respons cepat personel terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pemadaman bersama petugas Damkar. Berkat respons cepat dan kerja sama di lapangan, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merambat ke lahan lainnya,” ujarnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, personel bersama warga setempat merencanakan patroli lanjutan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. Petugas juga melakukan pengisian ulang air pada kedua unit mobil Damkar guna memastikan kesiapan apabila diperlukan penanganan lanjutan.
Adapun sarana yang digunakan dalam kegiatan tersebut yakni dua unit mobil Damkar jenis Mitsubishi Fuso Canter Euro 4, terdiri dari satu unit mobil Damkar dan satu unit mobil Damkar Kodam.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat dalam menangani karhutla serta menjaga wilayah Kabupaten OKI dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Melalui respons cepat dan patroli berkelanjutan, diharapkan potensi kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak meluas dan membahayakan lingkungan maupun aktivitas masyarakat sekitar.
















