OGAN ILIR, Beritategas.com — Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mendampingi Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (29/1/2026).
Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada sejumlah ruas jalan dan jembatan berstatus provinsi yang dinilai strategis serta menjadi akses utama masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan sentra produksi perkebunan.
Dalam peninjauan itu, Gubernur Herman Deru turut didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
Gubernur Herman Deru menyatakan komitmennya untuk melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan di Kabupaten Ogan Ilir. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Desa Tebedak II, Kecamatan Payaraman.
“Untuk infrastruktur jalan dan jembatan provinsi akan kita tingkatkan. Ini penting untuk menumbuhkan semangat dan aktivitas masyarakat, apalagi Ogan Ilir merupakan daerah penghasil komoditas perkebunan seperti karet,” ujar Herman Deru.
Sebelum ke Desa Tebedak II, Gubernur Herman Deru bersama Bupati Panca Wijaya Akbar terlebih dahulu meninjau beberapa ruas jalan dan jembatan di sejumlah kecamatan, di antaranya ruas Babatan Saudagar–Serijabo, Tanjung Raja–Simpang Tambang Rambang, serta ruas Simpang Tambang Rambang hingga perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Dari hasil peninjauan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp34 miliar untuk perbaikan ruas jalan provinsi yang rusak. Selain itu, dua jembatan provinsi di wilayah Ogan Ilir juga akan ditingkatkan dengan anggaran sebesar Rp32 miliar.
“InsyaAllah dengan total anggaran Rp66 miliar, kita tingkatkan jalan dan jembatan provinsi di Ogan Ilir,” tegas Herman Deru, yang disambut tepuk tangan dan antusiasme masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Gubernur Herman Deru menambahkan bahwa pada tahun ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga akan membantu peningkatan ruas jalan kabupaten di Ogan Ilir, mengingat ruas tersebut berfungsi sebagai penghubung antarjalan provinsi dengan beban lalu lintas yang relatif sama.
“Daerah-daerah yang APBD-nya kecil memang perlu mendapatkan dukungan, terutama dalam peningkatan infrastruktur,” pungkasnya.
Pewarta: Dian Rahmadani
Editor : Firman














