Usung Jargon “Berbagi Dadi Siji”, Kolaborasi Lintas Komunitas Sragen Memberikan Santunan kepada Anak Yatim dan Salurkan Zakat di Kabupaten Sragen

SRAGEN
Suasana usai melakukan kegitan. Dok Widiyo Prakoso

SRAGEN, Beritategas.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh gabungan komunitas di Kabupaten Sragen melalui aksi kolaboratif bertajuk “Berbagi Dadi Siji”. Kegiatan ini menyasar dua lokasi utama, yakni Panti Asuhan Yatim (PAY) Muhammadiyah Sragen dan Dukuh Sunggang, Kecamatan Tangen, pada Senin dan Selasa (16-17 maret 2026). Sebagaimana disampaikan kepada awak media beritategas.com pada Rabu (18/03/2026).

Aksi kemanusiaan ini melibatkan empat (4) elemen komunitas yang berbeda latar belakang namun satu visi, yaitu Jamaah Al Hikam Pendopo SAKU (Komunitas berbasis religi, sosial, dan pengaosan Kitab Al Hikam Ibnu Athaillah di Pendopo SAKU Sukodono, Sragen), Jamaah SINDROM (Komunitas Sinau Nderek Rasulullah Muhammad SAW Kabupaten Sragen kreatif serta aktif dalam aksi religi dan sosial), My Crazy Home (Komunitas Musik di Sragen), dan Gerakan Sukowati Mengajar (GSM) Kabupaten Sragen (Organisasi kerelawanan yang fokus pada pendidikan dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Sragen).

Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke wilayah utara Bengawan Solo, tepatnya di Dukuh Sunggang, Desa Tangen, Kabupaten Sragen untuk melaksanakan pentasyarufan (penyaluran) zakat. Bantuan zakat ini menyasar warga lansia dan keluarga kurang mampu yang telah didata sebelumnya, kolaborasi dengan SDN 6 Sragen.

Dilanjutkan menuju ke PAY Muhammadiyah Sragen. Perwakilan komunitas menyerahkan bantuan berupa santunan paket buka puasa dan sharing hijrah untuk anak-anak yatim.

Koordinator lapangan sekaligus perwakilan dari Gerakan Sukowati Mengajar (GSM) Febi Eko Cahyono, S.Pd menyampaikan bahwa kolaborasi ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota komunitas mengenai pentingnya kepekaan sosial.

“Kehadiran teman-teman dari Jamaah Sindrom, My Crazy Home, dan Al Hikam memberikan warna tersendiri. Selain bantuan materiil, kami juga ingin memberikan dukungan moril kepada warga di Dukuh Sunggang, dan anak-anak PAY Muhammadiyah Sragen,” jelasnya.

Febi Eko Cahyono, S.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini berjalan penuh kehatan dan kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, namun dapat menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan sosial lainnya di Kabupaten Sragen.

“Suasana penuh kehangatan tampak saat para anggota komunitas berbaur dan memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar tetap semangat dalam menuntut ilmu. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, namun dapat menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan sosial lainnya di Kabupaten Sragen. Sinergi antara komunitas pemuda, jamaah pengajian, dan penggiat sosial terbukti mampu menciptakan jaring pengaman sosial yang nyata di tingkat akar rumput,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Jamaah Al Hikam Pendopo SAKU Zulfikar Mahmud Syah Al Jayati, S.Pd.Gr menyampaikan bahwa tajuk “Berbagi Dadi Siji” diambil sebagai simbol bahwa perbedaan nama komunitas bukanlah penghalang untuk bersatu dalam misi kemanusiaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa ketika komunitas-komunitas di Sragen bergerak bersama atau sengkuyung, dampaknya akan jauh lebih terasa bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan soal siapa yang paling menonjol, tapi bagaimana kita bisa ‘Dadi Siji’ (menjadi satu) untuk menebar manfaat,” pungkasnya.

Pewarta dan Editor:
Widiyo Prakoso

Ikuti Berita Kami di :KLIK DI SINI Atau GABUNG DI SINI
banner 300x250banner 300x250banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses