Kompleks Makam Joko Tingkir Plupuh Terendam Banjir

  • Whatsapp
Banjir
Istimewa

SRAGEN, Beritategas.com – Curah hujan yang tinggi dan dampak dibukanya pintu bendungan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri (14/02/23), menyebabkan daerah hilir terkena banjir. Salah satunya di Kompleks Makam Joko Tingkir di Dukuh Butuh, Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, (17/02/23).

Rudi Isdarmanto, yang dikenal di Kecamatan Plupuh sebagai Ketua Ranting Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia Kera Sakti (IKSPI-Kera Sakti) Plupuh yang rumahnya tidak jauh dari kompleks Makam Joko Tingkir menjelaskan bahwa air naik ke daratan sekitar Pukul 01.00 (17/02/23).

Bacaan Lainnya

“Air terpantau mulai naik ke daratan sekitar Pukul 01.00 WIB dini hari. Ketika air naik, kita masih berkumpul dengan saudara-saudara IKSPI Kera Sakti yang sedang mengadakan rutinitas rapat rutin bulanan”, jelasnya.

Air yang merendam Kompleks Makam Joko Tingkir sendiri sudah mencapai setengah lutut orang dewasa atau kurang lebih 25 Cm. Sedang untuk di daerah bibir sungai Bengawan Solo sudah sekitar 50 Cm.

“Kalau di Kompleks Makam Joko Tingkir ini sudah setengah lutut orang dewasa atau kurang lebih 25 Cm, pasti yang berada di sisi sungai Bengawan Solo sudah lebih dari 50 Cm”, tambahnya.

Dan dijelaskan juga, kalau banjir datang di hari jumat itu biasanya satu (1) sampai dua (2) hari kedepan, air akan tambah tinggi kalau disertai hujan lagi selepas Sholat Jumat.

“Kebiasaan dan menjadi pedoman bagi warga sini, kalau banjir datang di hari Jumat dan setelah Sholat Jumat turun hujan, satu (1) sampai dua (2) hari kedepan akan terus naik air yang ke daratan”, pungkas Rudi.

Sampai dengan berita ini dilaporkan oleh awak media Beritategas.com, air masih terus bertambah di lokasi Kompleks Makam Joko Tingkir Dukuh Butuh.

Pewarta : Widiyo Prakoso
Editor : Firman

Ikuti Kami di :
banner 300x250banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.